Kotaku
Home Lainnya 7 Cara Membuat Abstrak dalam Penelitian yang Baik dan Benar

7 Cara Membuat Abstrak dalam Penelitian yang Baik dan Benar

Kotaku.id – Siapa yang masih bingung tentang cara membuat abstrak dalam penelitian? Silakan simak artikel ini hingga habis untuk mengetahui langkah-langkahnya. Dalam membuat suatu karya ilmiah, seperti skripsi, jurnal, tesis, dan sebagainya pastinya penulis akan menuliskan abstrak. Abstrak ini perlu ditulis agar pembaca memahami inti atau ringkasan dari karya ilmiah tersebut.

Karena abstrak merupakan sebuah ringkasan, maka penulisannya pun harus singkat, jelas, dan padat. Namun, masih banyak penulis yang masih saja menganggap Abstrak sebagai bagian yang sulit untuk ditulis. Hal ini karena abstrak harus menggambarkan esensi dari keseluruhan penelitian dalam beberapa kalimat pendek.

Sebagian orang masih mengalami kesulitan di dalam penulisannya, baik dalam penulisan skripsi, jurnal ataupun penulisan karya ilmiah. Padahal sebenarnya, menulis abstrak sesungguhnya cukup mudah untuk dilakukan. Bahkan hanya dengan menggunakan bahasa yang singkat, padat, serta jelas. Sebelum Anda mengetahui cara membuat abstrak, maka lebih baik Anda mengetahui definisi abstrak selengkapnya.

Cara Membuat Abstrak dalam Penelitian

Cara membuat abstrak dalam penelitian

Saat Anda menulis makalah, skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, dan artikel jurnal maka harus mengandung Abstrak di dalamnya. Namun, sebagian orang masih mengalami kesulitan tentang bagaimana cara membuat abstrak dalam sebuah penelitian.

Padahal, sebenarnya Anda bisa membuatnya dengan mudah, bahkan cara membuat abstrak hanya perlu menggunakan bahasa yang singkat, padat dan jelas. Namun, apa sih yang dimaksud dengan abstrak? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

1. Pengertian Abstrak

Sebelum mengetahui tentang berbagai cara membuat abstrak dalam sebuah penelitian. Akan lebih baik jika Anda mengetahui definisi abstrak terlebih dahulu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian abstrak adalah ikhtisar (karangan, laporan, dan sebagainya) atau inti atau ringkasan. Abstrak merupakan suatu ringkasan isi dari suatu karya tulis ilmiah.

Dan berfungsi sebagai alat bantu seorang pembaca agar dapat memahami dengan baik suatu inti dari tujuan seorang penulis. Fungsi lain dari abstrak adalah memberikan potret informasi bagi para pembaca tentang isi dari suatu karya ilmiah yang tengah dibuat. Abstrak merupakan suatu ringkasan atau gambaran singkat dari suatu karya tulis ilmiah.

Abstrak biasanya berisi informasi mengenai latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan. Atau dengan kata lain pengertian abstrak adalah komponen penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. Abstrak biasanya terletak di halaman awal karya tulis ilmiah. Dan isinya adalah rangkuman dari penelitian yang dilakukan. Yang memberikan gambaran kepada pembaca mengenai isi karya tulis ilmiah secara ringkas.

2. Tujuan Abstrak dalam Penelitian

Karena berisi ringkasan mengenai isi karya tulis ilmiah, maka cara membuat abstrak harus ditulis secara akurat, mudah dibaca, jelas dan padat. Dengan jumlah kata hanya sekitar 150 hingga 250 kata. Oleh karena itu, abstrak tidak membutuhkan banyak ruang dalam sebuah karya tulis ilmiah.

Sementara itu, pada dunia internet, abstrak kemudian digunakan dalam gambaran pendek dari suatu karya ilmiah. Dan bertujuan agar lebih mudah dibaca, seperti sebuah display barang di etalase depan untuk di panjang dan digunakan sebelum di beli. Tujuan utama dari abstrak adalah memberikan gambaran singkat mengenai isi karya tulis ilmiah yang lebih panjang.

Sehingga, pembaca dapat memahami inti dari penelitian yang telah dilakukan tanpa harus membaca keseluruhan karya tulis ilmiah tersebut. Sedangkan, beberapa tujuan membuat abstrak dalam karya ilmiah menurut writing.wisc.edu, adalah sebagai berikut.

  • Memudahkan pembaca dalam menangkap inti atau esensi dari karya tulis ilmiah secara cepat.
  • Abstrak dapat menjadi pertimbangan pembaca untuk meneruskan membaca karya tulis ilmiah atau tidak. Terutama, jika pembaca sedang mencari referensi. Maka, membaca abstrak adalah cara tercepat untuk menyeleksi karya tulis ilmiah yang sesuai dengan kebutuhannya
  • Menjadi pedoman pembaca dalam membaca karya tulis ilmiah. Mengikuti rincian informasi, analisis, dan argumen penulis
  • Abstrak sangat membantu pembaca dalam mengingat poin penting dalam karya tulis ilmiah

3. Jenis-Jenis Abstrak

Terdapat 4 jenis abstrak yang harus Anda ketahui, antara lain berikut ini.

  • Abstrak indikatif, yaitu memberikan gambaran singkat mengenai topik yang dibahas dalam karya tulis ilmiah
  • Abstrak informatif, memberikan gambaran lengkap mengenai latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan.
  • Abstrak kritis adalah jenis abstrak yang memberikan evaluasi atau penilaian terhadap karya tulis ilmiah yang telah dilakukan.
  • Abstrak deskriptif, memberikan gambaran singkat mengenai isi karya tulis ilmiah secara deskriptif.

4. Struktur Abstrak

Salah satu langkah tentang tata cara membuat abstrak yang baik dan sesuai kaidah adalah harus memperhatikan struktur penulisannya.

Abstrak memiliki struktur penulisan dengan menggunakan font time new roman dengan spasi berjarak 1. Dan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Berikut ini adalah ketentuan urutan tentang tata cara membuat atau penulisan abstrak yang sesuai kaidah.

  • Judul penelitian, penulis harus mengetiknya dengan menggunakan huruf kapital dengan ukuran 14.
    Posisinya adalah rata tengah dan dicetak tebal.
  • Jika terdapat sub-judul, maka sama dengan judul hanya saja size hanya diubah menjadi 12.
    Nama Peneliti dari karya ilmiah tersebut juga tanpa menggunakan gelar serta diberikan nomor urut dengan superscript posisi center dan ukuran 12 serta dicetak Bold
  • Nama jurusan ataupun program studi peneliti serta alamat institusi posisi center dengan ukuran font 12 serta dicetak tebal.
  • Email ketua peneliti yang tercantum dalam keadaan posisi center dengan font size 12.
  • Judul bagian ABSTRAK ini ditulis dengan huruf besar dan posisi tengah dengan cetak tebal atau bold.
  • Isi abstrak ditulis dengan posisi rata kanan kiri dengan jumlah kata maksimal 250 kata dan menggunakan ukuran font 12.
  • Kata kunci dibuat format rata kanan-kiri.
  • Memahami mengenai sifat dan unsur penulisan cara membuat abstrak.

Unsur-Unsur Abstrak

Cara membuat abstrak dalam penelitian

Cara membuat abstrak yang baik dan sesuai dengan kaidah juga harus memahami mengenai unsur penulisan abstrak. Dan berikut ini adalah unsur-unsur abstrak yang harus Anda pahami.

1. Jumlah Kata

Unsur yang harus Anda pahami dalam cara membuat abstrak yang baik adalah dengan memperhatikan penggunaan jumlah kata, yaitu maksimal 150 kata. Jumlah ini sebagai aturan umum yang harus dipahami oleh setiap peneliti. Memang, 150 kata bukan menjadi jumlah yang mutlak, karena di Indonesia peneliti bisa menulis abstrak dengan menggunakan jumlah berkisar antara 100 hingga 150 suku kata.

2. Jarak Antar Baris

Setelah mengetahui jumlah kata, unsur yang harus Anda perhatikan dalam cara membuat abstrak yang berikutnya adalah memahami spasi penulisan di antara baris penulisan abstrak. Yaitu spasi 1 (single spacing), hal ini bertujuan untuk memadatkan abstrak. Serta mencakup abstrak bahasa Indonesia dan abstrak bahasa Inggris dalam satu halaman.

3. Jumlah Paragraf

Cara membuat abstrak yang baik sesuai contoh abstrak karya tulis ilmiah, pada umumnya terdiri dari tiga paragraf. Hal ini sesuai ketentuan umum mengenai cara penulisan abstrak yang lebih baik. Setiap cara membuat abstrak ini juga akan terdiri dari tiga paragraf, dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Pada paragraf pertama, memuat judul penelitian, latar belakang, rumusan masalah, serta tujuan penelitian.
  • Paragraf kedua biasanya memuat metode penelitian, dan teknik analisa data, juga landasan teori.
  • Dan paragraf ketiga, biasanya memuat hasil maupun kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

Namun, dalam literasi lain terdapat juga abstrak yang terdiri satu paragraf saja. Hal ini, sesuai dengan ketentuan dan kebijaksanaan dosen atau dewan pembimbing dalam masing-masing kampus.

4. Bahasa Dalam Penulisan Abstrak

Dalam penulisan abstrak biasanya akan menggunakan bahasa induk atau pun bahasa global. Dalam hal ini, bahasa induk ialah bahasa Indonesia serta bahasa global merupakan bahasa Inggris.

5. Singkat, Padat, dan Jelas

Penulisan abstrak juga harus menggunakan kalimat yang singkat, padat, dan jelas karena jumlah katanya yang cukup terbatas. Maka dari itu, poin yang ingin dibahas di dalam setiap paragraf tidak boleh keluar dari aturan penulisan yang baik dan benar.

6. Kata Kunci

Dan terakhir, cara membuat abstrak juga harus memperhatikan penggunaan kata kunci harus terkait dengan isi penelitian yang dilakukan. Jumlah kata kunci yang biasanya menggunakan 3 hingga 5 kata yang dipisahkan dengan tanda koma (,).

Selain itu, juga tidak menggunakan jumlah kata yang terlalu banyak. Poin yang ingin dibahas di dalam setiap paragraf juga sebaiknya dibuat sesuai dengan penulisan abstrak yang baik dan benar.

Cara Membuat Abstrak yang Baik dan Benar

Cara membuat abstrak dalam penelitian

Setelah mengetahui berbagai hal tentang abstrak, maka selanjutnya adalah cara membuat abstrak yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku. Dan salah satunya adalah cara membuat abstrak skripsi, berikut ini langkah-langkahnya.

1. Latar Belakang Masalah/Penelitian

Cara membuat abstrak yang baik dan benar yang pertama adalah menuliskan latar belakang atau masalah yang ingin diselesaikan dengan penelitian tersebut. Anda juga bisa menjelaskan hal unik dari penelitian sehingga penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah ini memang perlu dan patut dikerjakan.

Pada bagian ini, pembaca bisa mendapatkan gambaran mengenai alasan penulis melakukan penelitian. Jadi gunakanlah kalimat yang singkat, padat dan jelas agar pembaca mudah memahaminya.

2. Rumusan Masalah

Selanjutnya adalah membuat rumusan masalah. Dengan adanya rumusan masalah, maka abstrak akan semakin mudah dipahami, sehingga pembaca akan lebih tertarik membaca karya ilmiah Anda.

3. Tujuan

Tujuan merupakan jawaban dari rumusan masalah, dan tujuan ini ditulis dengan cara membuat deskripsi dari tujuan penelitian yang telah dilakukan.

4. Metode Penelitian

Cara membuat abstrak yang selanjutnya adalah menjelaskan metode atau cara yang Anda gunakan dalam penelitian. Silakan Anda jelaskan secara singkat, tetapi jelas mengenai metode penelitian yang Anda gunakan. Seperti penelitian kualitatif atau kuantitatif, pengumpulan data, analisis data, dan teknik yang digunakan.

5. Hasil Penelitian

Pada bagian ini, Anda harus memberikan penjelasan singkat mengenai hasil penelitian yang telah Anda temukan. Pastikan penjelasan tersebut menyertakan temuan atau hasil yang paling penting, sehingga pembaca dapat memahami hasil penelitian kamu dengan jelas.

6. Kesimpulan

Pada bagian ini, Anda harus menyimpulkan hasil penelitian Anda dalam satu atau dua kalimat. Kesimpulan harus menjawab tujuan penelitian yang telah Anda tetapkan sebelumnya. Pastikan kesimpulan yang diberikan mencerminkan hasil penelitian yang telah ditemukan.

7. Masukkan Kata Kunci

Kata kunci atau keywords adalah istilah atau frasa penting yang dapat membantu pembaca menemukan abstrak Anda ketika melakukan pencarian di database atau mesin pencari. Pastikan kata kunci yang Anda pilih relevan dengan penelitian Anda dan mencakup tema utama penelitian Anda.

Penutup

Demikian tadi cara membuat abstrak dalam penelitian yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang berlaku. Semoga bermanfaat.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad