Kotaku
Home Pendidikan Pembelajaran Memahami 8 Jenis Pendekatan Pembelajaran di Sekolah

Memahami 8 Jenis Pendekatan Pembelajaran di Sekolah

Terdapat jenis pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan guru dalam mendukung proses belajar mengajar. Pendekatan pembelajaran merupakan cara pandang guru yang digunakan dalam menciptakan pendidikan yang kondusif untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirancang.

Beberapa jenis pendekatan dapat diterapkan selama proses pembelajaran, untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan. Namun, penerapan pendekatan ini harus disesuaikan dengan kondisi siswa dan faktor lainnya. Oleh karena itu, guru harus memahami terlebih dahulu jenis-jenis pendekatan yang diterapkan dalam proses pembelajaran.

Berikut ini kotaku.id sajikan delapan jenis pendekatan pembelajaran yang dapat Bapak/Ibu guru terapkan.

Jenis Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran merupakan proses yang kompleks dimana siswa akan memperoleh pengetahuan, keterampilan dan pemahaman melalui berbagai pendekatan dan strategi pembelajaran. Terdapat berbagai jenis pendekatan pembelajaran yang dapat menambah efektivitas kegiatan belajar mengajar. Menurut Sanjaya, pendekatan pembelajaran adalah proses yang berpusat pada siswa untuk menerapkan strategi pembelajaran secara discovery dan inkuiri dan strategi pembelajaran induktif.

Sedangkan menurut Kemendikbud, pendekatan pembelajaran merupakan sudut pandang guru terhadap proses pembelajaran, yang merujuk terkait pandangan tentang terjadinya sebuah proses yang sifatnya masih umum, seperti mewadahi menginspirasi, menguatkan dan melatarbelakangi metode pembelajaran tertentu.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran adalah cara pandang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, berkaitan dengan tujuan, materi, metode, model, strategi dan evaluasi pembelajaran. Ada beberapa pendekatan yang dapat diterapkan guru antaranya adalah sebagai berikut.

Pendekatan Saintifik

Jenis pendekatan pembelajaran ini merupakan aktivitas pembelajaran yang dilakukan dengan tujuan supaya siswa aktif dalam membangun keterampilan dan pengetahuan. Pendekatan ini mencakup kegiatan pengamatan, bernalar, melakukan peneliti, mengumpulkan data dan menyimpulkan.

Diharapkan dengan menerapkan pendekatan ini siswa akan dapat bertindak aktif selama proses pembelajaran. Jenis pendekatan ini sering diterapkan dalam pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013. Contoh penerapan pendekatan ini diterapkan dalam pembelajaran Biologi, dimana siswa dapat melakukan praktikum di laboratorium sesuai topik pelajaran misal, praktek menggunakan mikroskop untuk mengamati sel tumbuhan.

Pendekatan Kontekstual

Kontekstual merupakan pendekatan saat guru memiliki inisiatif sendiri untuk mengembangkan pembelajaran menggunakan cara menghubungkan lingkungan sehari-hari dengan  pembelajaran yang dilakukan.  dalam pendekatan ini, guru mendorong siswa untuk dapat menghubungkan dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki ke kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penerapan jenis pendekatan ini adalah untuk membuat siswa melihat relevansi mengenai pengetahuan yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari.

Untuk membuat pendekatan ini berhasil, guru harus dapat mengajarkan juga tentang hakikat belajar, kegunaan dan cara untuk mencapai tujuan. Misla penerapan dari pendekatan ini adalah mengajarkan tentang ekosistem, guru dapat melakukan pembelajaran diluar kelas untuk melakukan observasi langsung.

Pendekatan Konstruktivisme

Konstruktivisme adalah jenis pendekatan yang mengutamakan keikutsertaan serta pengalaman langsung siswa dalam kegiatan belajar. Sehingga harapan utama dalam penerapan pendekatan ini adalah agar siswa aktif ikut serta dalam kegiatan pembelajaran. Siswa akan menjadi lebih aktif, karena pendekatan ini menekankan pada proses capaian pengetahuan bukan hanya hasil nya saja.

Penerapan pendekatan ini dapat dilakukan guru dengan memberikan sebuah permasalahan yang harus diselesaikan oleh siswa. Siswa Harus memberikan solusi pada permasalahan atau soal yang diberikan guru.

Pendekatan Deduktif

Deduktif merupakan pendekatan pembelajaran yang fokus pada aktivitas berpikir, siswa akan menggunakan logika untuk menyelesaikan masalah dan dapat menarik kesimpulan dari kegiatan tersebut.  untuk menjalankan pendekatan ini guru perlu memilih konsep, aturan dan prinsip secara lengkap dengan definisi dan contohnya.

Pendekatan Induktif

Induktif adalah pendekatan yang berbanding terbalik dengan deduktif. Pada penerapan-nya pendekatan ini akan dimulai dari proses pengamatan kemudian siswa akan mengambil kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan tersebut. Guru akan menyiapkan contoh spesifik dan siswa akan membuat kesimpulan dari fakta, beserta aturan yang ada.

Pendekatan Realistik

Pada pendekatan realistik kegiatan pembelajaran berfokus pada kasus atau permasalahan yang nyata atau realistis. Dalam menerapkan pendekatan ini, guru dapat menggunakan konsep model “model of” dna “model for”, serta hasil pemikiran siswa. Siswa akan melakukan kegiatan pembelajaran secara mandiri, dan guru berperan sebagai pembimbing saja. Pendekatan pembelajaran ini dapat diterapkan menggunakan sistem berkelompok.

Pendekatan Sain, Teknologi, dan Masyarakat (STM)

STM merupakan jenis pendekatan yang menggabungkan keterampilan proses, pendekatan konsep, inquiry, discovery dan pendekatan lingkungan. Tujuan dari pendekatan ini adalah supaya siswa dapat memperoleh pengetahuan yang jelas sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat jika menghadapi masalah di lingkungan masyarakat.

Pendekatan Open Ended

Pelaksanaan pendekatan ini menyajikan sebuah masalah yang telah dirancang sebelumnya untuk memiliki jawaban yang benar. Tujuan dari penerapan pendekatan ini bukan semata-mata untuk mendapatkan jawaban benar, tetapi  bagaimana siswa mendapatkan cara untuk sampai pada jawaban tersebut.

Kesimpulan

Pendekatan pembelajaran adalah cara pandang guru dalam melakukan proses pembelajaran yang lebih efektif. Terdapat jenis pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru. Jenis pendekatan tersebut antara lain adalah Pendekatan Saintifik, Pendekatan Kontekstual, Pendekatan Konstruktivisme, Pendekatan Deduktif, Pendekatan Induktif, Pendekatan Realistik , Pendekatan Sain, Teknologi, dan Masyarakat (STM) dan Pendekatan Open Ended. Perbedaan dari jenis pendekatan tersebut adalah bagaimana cara menerapkan serta tujuan utama yang diharapkan dalam pelaksanaannya.

 

 

 

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad