KOTAKU.ID – Berikut ini merupakan pembahasan lengkap terkait jawaban soal dari pertanyaan apa persamaan dan perbedaan antara proses pembelajaran pada zaman kolonial dengan proses pembelajaran saat ini.
Bagi para calon guru penggerak dalam kesempatan kali ini Kotaku.id akan membahas secara lebih rinci terkait persamaan dan perbedaan antara proses pembelajaran terutama di zaman kolonial dengan saat ini.
Metode dan fasilitas yang ada menjadi salah satu perbedaan yang nantinya akan diulas dalam proses pembelajaran yang dilakukan pada zaman kolonial dengan saat ini, begitu pula dengan persamaannya.
Nah, sebelum kita membahas terkait pembahasan mengenai soal dan jawaban persamaan dan perbedaan antara proses pembelajaran pada zaman kolonial dengan proses pembelajaran saat ini ada baiknya para calon guru penggerak mengetahui lebih dulu definisi pembelajaran. Berikut ulasan lengkapnya.
Pengertian Pembelajaran

Pembelajaran merupakan suatu proses belajar mengajar yang diciptakan oleh guru dengan tujuan untuk dapat menumbuhkan sekaligus mengembangkan wawasan, kreativitas, serta pola pikir siswa terkait suatu ilmu pengetahuan. Adapun, strategi pembelajaran mempunyai tiga aspek penting, diantaranya ada teknik, metode, dan pendekatan.
Sementara itu, dalam pembelajaran juga terkandung berbagai macam komponen yang saling berhubungan, yaitu ada guru, siswa, metode, tujuan, materi, media pembelajaran, serta evaluasi.
Interaksi yang terjalin diantara guru dan murid harus dilaksanakan dengan adil. Guru juga memberikan kesempatan kepada para murid untuk dapat berkomunikasi dan mengutarakan pendapatnya.
Proses pembelajaran pada umumnya dilakukan di lingkungan sekolah, lembaga bimbingan belajar, serta di berbagai tempat sejenis lainnya. Selain untuk transfer ilmu, pada kegiatan pembelajaran juga terjadi adanya proses pembentukan sikap yang tentunya sangat bermanfaat untuk kehidupan para peserta didik.
Pertanyaan Lengkap: Apa persamaan dan perbedaan antara proses pembelajaran pada zaman kolonial dengan proses pembelajaran saat ini?
Jawaban:
Pendidikan di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang. Peperangan serta penjajahan mewarnai perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Dengan adanya sejarah panjang tersebut, maka proses pembelajaran di zaman kolonial dan saat ini mempunyai beberapa persamaan dan perbedaan.
Akses pendidikan, tujuan pendidikan, kurikulum, metode pembelajaran, dan penilaian merupakan beberapa aspek yang digadang-gadang mengalami perubahan signifikan.
Pada ini, pendidikan di Indonesia bersifat lebih terbuka, inklusif, serta berpusat pada peserta didik dengan tujuan untuk dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Perbedaan pendidikan zaman kolonial dengan zaman sekarang yaitu terletak pada metode dan fasilitas yang digunakan. Jika diamati, pada zaman dahulu mereka tidak ada buku penunjang seperti sekarang ini, mereka hanya mengandalkan gurunya serta menulis di selembar kertas dan mengingatnya.
Persamaan
- Tujuan. Baik proses pembelajaran zaman kolonial atau pada saat ini sama-sama bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Kurikulum. Pada masa kolonial dan sekarang, kurikulum pendidikan dirancang untuk dapat membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup di masyarakat.
- Metode pembelajaran. Pada kedua masa, ada berbagai macam metode pembelajaran yang digunakan, seperti diantaranya ceramah, diskusi, dan praktik
- Penilaian. Baik zaman kolonial ataupun saat ini, hasil belajar peserta didik diukur denganmelalui penilaian, baik formal ataupun informal.
Perbedaan
1. Akses pendidikan
Zaman kolonial: Akses pendidikan terbatas pada kelompok elit tertentu, seperti diantaranya ada orang Belanda dan pribumi yang mempunyai status sosial tinggi.
Saat ini: Akses pendidikan sifatnya lebih terbuka dan inklusif untuk semua orang, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya.
2. Tujuan pendidikan
Zaman kolonial: Pendidikan memiliki tujuan untuk menghasilkan tenaga kerja yang murah dan patuh kepada para penjajah.
Saat ini: Pendidikan bertujuan untuk dapat mengembangkan potensi peserta didik secara optimal serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
3. Kurikulum
Zaman kolonial: Kurikulum didominasi oleh budaya dan nilai-nilai Barat, dengan adanya sedikit perhatian terhadap budaya dan sejarah Indonesia.
Saat ini: Kurikulum fokusnya lebih kepada pengembangan karakter, budaya, dan sejarah Indonesia, serta mempersiapkan peserta didik untuk bisa menjadi warga negara global.
4. Metode pembelajaran
Zaman kolonial: Metode pembelajaran berpusat kepada guru (teacher-centered) dengan penekanan di hafalan dan indoktrinasi.
Saat ini: Metode pembelajaran lebih berpusat kepada peserta didik (student-centered) dengan penekanan dalam kreativitas, kritis, dan pemecahan masalah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan zaman kolonial dengan zaman sekarang mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Adapun, perbedaan tersebut meliputi akses pendidikan, tujuan pendidikan, kurikulum, dan metode pembelajaran
Pendidikan zaman kolonial cenderung sifatnya lebih eksklusif, diskriminatif, rendah mutu, dan tidak relevan dengan kebutuhan bangsa Indonesia. Pendidikan zaman sekarang cenderung sifatnya inklusif, egaliter, berkualitas tinggi, serta relevan dengan kebutuhan bangsa Indonesia.
Pendidikan zaman kolonial digadang-gadang lebih banyak menghasilkan lulusan-lulusan yang tunduk kepada penguasa kolonial dan tidak mempunyai kesadaran nasional. Pendidikan zaman sekarang lebih banyak menghasilkan lulusan-lulusan yang berdaulat sebagai warga negara Indonesia bahkan mempunyai kesadaran nasional.
Itulah di atas penjelasan mengenai perbedaan pendidikan zaman kolonial dengan zaman sekarang. Demikian Demikian penjelasan dan jawaban soal dari apa persamaan dan perbedaan antara proses pembelajaran pada zaman kolonial dengan proses pembelajaran saat ini. Semoga informasinya bermanfaat.









