Kotaku
Home Cpns dan PPPK Kemenag Buka 110.553 Formasi CPNS PPPK: Rincian dan Syarat

Kemenag Buka 110.553 Formasi CPNS PPPK: Rincian dan Syarat

Kementerian Agama (Kemenag) membuka ratusan ribu formasi CPNS PPPK di tahun 2024. Jumlah yang telah diajukan merupakan terbesar selama beberapa tahun ini. Sehingga, membuat kesempatan yang luas untuk calon pegawai negeri sipil yang ingin mengisi posisi tertentu di lembaga-lembaga Kemenag.

Mulai dari guru madrasah, penghulu hingga penyuluh akan menjadi beberapa formasi yang dibuka oleh Kemenag dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Simak informasi lengkapnya dari kotaku.id berikut ini.

Formasi CPNS PPPK Kemenag

Formasi CPNS PPPK Kemenag telah resmi dipasarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar usai bertemu dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta.

Pada pertemuan tersebut Menteri Agama dan Menpan RB membahas  mengenai formasi CASN. Sebelumnya Kementerian Agama telah mengusulkan sebanyak 151.489 formasi ASN pada Kemenpan RB.

Rincian formasi yang diajukan Kementerian Agama terdiri dari 61.708 untuk formasi CPNS, sedangkan untuk formasi PPPK sebanyak 89.781.

Dari jumlah yang telah diusulkan tersebut, kemudian Kemenpan RB menyetujui formasi yang diusulkan menjadi 110.553. dengan rincian 20.772 formasi CPNS dan 89.781 untuk formasi PPPK. Jumlah tersebut memang sangat besar dibanding dengan tahun sebelumnya.

Jumlah formasi yang besarnya tersebut disebabkan karena beberapa hal, seperti ada banyak ASN Kemenag yang telah memasuki usia pensiun, pemekaran wilayah, hingga alih status kenegerian sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan Kemenag. Menteri Agama menjelaskan bahwa pegawai Kemenag telah banyak memasuki usia pensiun di tahun 2024 hingga 2028 mendatang, dengan  jumlah 48.991 ASN.

Banyaknya jumlah formasi yang diajukan dan disetujui tersebut merupakan jumlah yang terbesar dalam sejarah Kementerian Agama seperti yang disampaikan oleh Yaqut.

“Kita baru mendapatkan formasi yang luar biasa terbesar dalam sejarah, hampir 111.000 formasi ASN,” ucapnya.

Jenis Formasi CPNS PPPK Kemenag

Selain pengajuan dan menyetujui jumlah formasi dalam seleksi CPNS dan PPPK. Kemenpan RB dan Kementerian Agama juga membahas terkait jenis farmasi

Abdullah Azwar Anas menjelaskan bahwa kedua Kementerian tela membahas beberapa formasi, seperti guru madrasah, guru Sekolah Menengah Teologi Kristen, Sekolah menengah Atas Katolik, guru sekolah Menengah Teologi Kristen, SMA Katolik, guru madrasah hingga dosen di perguruan tinggi keagamaan.  Selain itu, ada beberapa formasi yang lain yang dibagi seperti penghulu, talenta digital, hingga penyuluh agama.

Anas menyatakan bahwa banyak formasi terbuka adalah untuk penyuluh agama dan penghulu. Serta ribuan formasi untuk dosen di perguruan tinggi Kementerian Agama.

Syarat Pendaftaran CPNS dan PPPK 2024

Setelah mengetahui rincian formasi yang dibuka oleh Kemenag, pasti banyak yang ingin mengisi posisi-posisi di Kementerian Agama. Sebelum mendaftarkan diri simak dulu syarat daftar seleksi CPNS PPPK 2024 berikut ini.

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Minimal usia 18 tahun dna maksimal 35 tahun
  • Tidak pernah dipidana penjara.
  • Tidak berstatus sebagai CPNS, PNS, TNI/POLRI dan sejenisnya.
  • Tidak pernah diberhentikan tidak hormat ataupun berhenti dari PNS, TNI/POLRI.
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Bukan anggota dan pengurus partai politik.
  • Mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi dan jabatan yang dipilih.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indoenaa ataupun negara lain sesuai ketentuan instansi.

Langkah Pendaftaran CPNS PPPK 2024

Proses Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melibatkan beberapa langkah yang harus diikuti oleh para pelamar. Dimulai dari tahap pendaftaran, seleksi administrasi, hingga seleksi bidang, semua proses ini krusial karena menentukan kesempatan diterima dan menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berikut adalah beberapa tahapan dalam proses seleksi CPNS dan PPPK:

  • Registrasi Akun: Langkah awal yang harus dilakukan oleh pelamar CPNS adalah mendaftar melalui situs SSCASN https://sscasn.bkn.go.id/. Pelamar akan membuat akun dengan memasukkan data pribadi seperti NIK, KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, dan alamat email. Mereka juga diminta untuk mengunggah foto KTP dan swafoto. Penting untuk memastikan data yang dimasukkan benar dan sesuai.
  • Memilih Formasi: Setelah selesai mendaftar, pelamar perlu memilih formasi yang sesuai dengan kualifikasi mereka. Pemilihan formasi sangat penting karena tidak sesuai dengan kualifikasi dapat mengakibatkan gagal dalam seleksi CPNS. Sebelum memilih formasi, penting untuk memahami persyaratan dan peraturan dari lembaga atau instansi terkait.
  • Seleksi Administrasi: Setelah memilih formasi dan melengkapi data pada akun SSCASN serta mengunggah dokumen yang diperlukan, pelamar akan masuk ke tahap administrasi. Di sini, petugas seleksi CPNS akan memverifikasi data dan dokumen yang telah diunggah.
  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Pelamar akan mengikuti serangkaian tes dengan passing grade tertentu. Jika lulus passing grade, mereka dapat melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
  • Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Setelah lolos seleksi administrasi dan SKD, pelamar akan mengikuti seleksi kompetensi bidang. Tahap ini terdiri dari SKD dan SKB. Jika lulus SKD, mereka dapat mengikuti SKB.

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan tersebut, pelamar akan menunggu pengumuman hasil kelulusan SKB sebagai tahap akhir dalam seleksi CPNS.

 

 

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad