Kotaku
Beranda Cpns dan PPPK Tunjangan Baru untuk Guru PNS dan PPPK di Daerah Terpencil, Simak Besaran dan Syaratnya!

Tunjangan Baru untuk Guru PNS dan PPPK di Daerah Terpencil, Simak Besaran dan Syaratnya!

IMG 20240260 085016532 copy 2133×1200 1

Kotaku.id Tunjangan Baru untuk Guru PNS dan PPPK di Daerah Terpencil, Simak Besaran dan Syaratnya! – Tunjangan Khusus Guru (TKG) adalah suatu bentuk insentif yang diberikan oleh pemerintah kepada guru ASN, termasuk baik yang berstatus PNS dan PPPK, sebagai pengakuan atas tantangan yang mereka hadapi ketika menjalankan tugas mereka di lokasi-lokasi yang memiliki tantangan tersendiri, seperti daerah-daerah terpencil atau kawasan dengan kondisi sosial yang unik.

Guru-guru PNS dan PPPK memenuhi syarat untuk menerima Tunjangan Khusus Guru (TKG) setelah mereka telah menjalankan tugas-tugas pengajaran di daerah-daerah khusus, yang mencakup tidak hanya daerah-daerah terpencil, tetapi juga wilayah-wilayah yang memiliki karakteristik khusus, seperti daerah adat yang terisolasi, wilayah perbatasan dengan negara lain, lokasi yang sering kali dilanda bencana alam atau sosial, serta daerah-daerah yang menghadapi keadaan darurat.

Besar tunjangan yang akan diterima oleh guru-guru PNS dan PPPK adalah setara dengan satu kali lipat dari gaji pokok mereka sebagai guru. Hal ini bertujuan untuk memberikan penghargaan yang sesuai dengan tantangan dan pengabdian mereka dalam menghadapi dinamika yang ada di lokasi-lokasi tersebut.

Syarat Mendapatkan Tunjangan Khusus Guru (TKG)

3b
Syarat Mendapatkan Tunjangan Khusus Guru (TKG)

Guru yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah-wilayah terpencil berpeluang untuk menerima Tunjangan Khusus Guru (TKG) dengan memenuhi kriteria berikut ini. Persyaratan untuk mendapatkan tunjangan ini adalah sebagai berikut:

1.      Status Guru ASN di Daerah Binaan Kementerian

Dalam konteks ini, penting untuk memastikan bahwa guru memiliki status resmi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah yang berada di bawah pengawasan Kementerian terkait. Hal ini memastikan bahwa guru tersebut memiliki legitimasi resmi dalam melaksanakan tugas pendidikan.

2.      Sudah Mengajar di Satuan Pendidikan yang Terdaftar di Dapodik

Guru harus aktif mengajar di lembaga pendidikan yang terdaftar dalam Sistem Pendataan Pendidikan (Dapodik). Ini menunjukkan bahwa guru tersebut terlibat secara aktif dalam proses pendidikan yang diakui secara resmi oleh pemerintah.

3.      Memenuhi Beban Kerja sesuai Peraturan Perundang-Undangan

Penting untuk memastikan bahwa guru mematuhi semua ketentuan beban kerja yang ditetapkan dalam peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Ini termasuk jam mengajar, persiapan pelajaran, serta tugas administratif lainnya yang mungkin dibutuhkan.

4.      Memiliki NUPTK

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) adalah identifikasi resmi bagi seorang guru. Memiliki NUPTK menunjukkan bahwa guru tersebut telah terdaftar secara resmi dan diakui sebagai tenaga pendidik oleh otoritas pendidikan.

5.      Melaksanakan Tugas Mengajar di Daerah Khusus

Guru harus benar-benar melaksanakan tugas mengajar di lembaga pendidikan yang berada di daerah-daerah khusus. Hal ini harus didukung dengan dokumen resmi berupa surat keputusan mengajar yang sah sebagai bukti pelaksanaan tugas pendidikan di wilayah tersebut.

Dengan memastikan semua persyaratan tersebut terpenuhi, guru-guru di daerah terpencil dapat memperoleh Tunjangan Khusus Guru (TKG) sebagai bentuk penghargaan dan insentif atas kontribusi mereka dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas di daerah yang mungkin memiliki tantangan tersendiri.

Besaran Tunjangan Baru

Besaran Tunjangan Baru

Berikut adalah skema penentuan besaran tunjangan terbaru untuk guru PNS dan PPPK yang bertugas di daerah terpencil. Untuk guru PNS, besaran tunjangan ditetapkan sebagai berikut berdasarkan golongan:

  • Golongan I: Sebesar Rp 2.500.000 setiap bulannya.
  • Golongan II: Sebesar Rp 3.000.000 setiap bulannya.
  • Golongan III: Sebesar Rp 3.500.000 setiap bulannya.
  • Golongan IV: Sebesar Rp 4.000.000 setiap bulannya.

Bagi guru PPPK, tunjangan akan bervariasi sesuai dengan masa kerja, dengan rincian sebagai berikut:

  • Masa Kerja 0-5 Tahun: Sebesar Rp 1.500.000 per bulan.
  • Masa Kerja 6-10 Tahun: Sebesar Rp 2.000.000 per bulan.
  • Masa Kerja 11-15 Tahun: Sebesar Rp 2.500.000 per bulan.
  • Masa Kerja 16-20 Tahun: Sebesar Rp 3.000.000 per bulan.

Kesimpulan

Dengan penyesuaian ini, diharapkan bahwa tunjangan ini dapat membantu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para pendidik yang berdedikasi di daerah-daerah terpencil. Pemerintah akan mentransfer Tunjangan Khusus Guru (TKG) ke rekening bank individu dari para guru PNS dan PPPK yang menjadi penerima tunjangan tersebut. Penyaluran Tunjangan Khusus Guru ini direncanakan setiap triwulan atau tiga bulan sekali selama satu tahun anggaran.

Proses penyaluran Tunjangan Khusus Guru akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang memiliki wewenang untuk memberikan tunjangan tersebut. Tahapan pencairan TKG akan disesuaikan dengan prosedur yang telah ditetapkan untuk penyaluran Tunjangan Khusus Guru.

Ini adalah penjelasan mengenai kriteria yang harus dipenuhi oleh Guru PNS dan PPPK di daerah terpencil agar dapat memenuhi syarat untuk menerima Tunjangan Khusus Guru (TKG). Semoga penjelasan ini dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan