Kotaku
Home Pendidikan Contoh Teks Proposal Kegiatan, Pengertian, Jenis-Jenis dan Strukturnya

Contoh Teks Proposal Kegiatan, Pengertian, Jenis-Jenis dan Strukturnya

Add a subheading

Kotaku.id – Bagi siswa sekolah pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah teks proposal. Kata proposal berasal dari bahasa Inggris, yaitu propose yang artinya pengajuan atau mengajukan atau permohonan. Bagi Anda yang aktif di kegiatan sekolah, terlebih menjadi panitia kegiatan di sekolah, kampus, atau di lingkungan tempat tinggal pasti tidak asing lagi dengan yang namanya proposal.

Dengan menggunakan proposal, kegiatan yang akan dilaksanakan dapat lebih terarah. Untuk menawarkan ide, gagasan, atau rencana kepada pihak lain, maka suatu pihak akan melakukannya dengan membuat proposal. Hal ini bertujuan agar mendapatkan dukungan, dan dukungan tersebut dapat berupa ijin, persetujuan, dana, dan lain-lain.

Biasanya, sebelum mengadakan sebuah kegiatan atau acara, panitia akan menyusun suatu proposal kegiatan yang berisi informasi. Dan penjelasan secara mendetail mengenai acara yang akan diselenggarakan. Lalu, bagaimana cara membuat proposal yang baik dan benar? Berikut ini penjelasannya.

Pengertian Teks Proposal

Contoh teks proposal

Sebelumnya, mari kita bahas tentang pengertian teks proposal terlebih dahulu. Teks proposal adalah rencana kegiatan yang dituliskan dalam bentuk rancangan kerja yang akan dilaksanakan. Pada umumnya, teks proposal berisi nama, tujuan, teknis acara, dan anggaran biaya yang diperlukan.

Sebagai panitia kegiatan, Anda harus menuliskan acara yang akan dilaksanakan pada proposal tersebut secara terperinci. Hal ini bertujuan agar pihak yang berkepentingan dapat memahami dengan baik, memberi izin, bahkan menyumbangkan dana. Maka, sangat penting untuk menyajikan proposal yang tersusun dengan baik, agar sebuah acara atau kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan maksimal.

Struktur Proposal Kegiatan

Dalam penulisan teks proposal, terdapat struktur atau sistematika penulisan yang harus Anda perhatikan. Secara umum, struktur proposal kegiatan terdiri atas 10 bagian. Yaitu Judul, Latar Belakang, Tujuan, Tema, Peserta, Waktu dan Tempat Pelaksanaan, Ketentuan, Jadwal (Rundown), Susunan Panitia, dan Rencana Anggaran.

Namun, perlu diketahui bahwa struktur ini dapat disesuaikan kembali sesuai kebutuhan dan ketentuan dari masing-masing instansi. Berikut ini adalah penjelasan struktur penyusunan teks proposal secara detail.

1. Judul Proposal

Pada bagian awal proposal kegiatan, Anda harus mencantumkan judul kegiatan yang akan diselenggarakan. Contohnya, “Proposal Kegiatan Acara Perayaan 17 Agustus 2024 SMU Negeri 1 Magelang”.

2. Latar Belakang Kegiatan

Selanjutnya, pada bagian latar belakang kegiatan, Anda bisa mencantumkan alasan yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan tersebut. Misalnya, untuk merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

3. Tujuan Kegiatan

Pada bagian tujuan kegiatan, Anda bisa mencantumkan hal-hal yang menjadi tujuan dari suatu kegiatan. Contohnya, untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa, guru, beserta seluruh warga SMU N 1 Magelang.

4. Tema Kegiatan

Pada bagian tema kegiatan, Anda bisa mencantumkan tema, dan tema harus sesuai dengan kegiatan yang akan dilaksanakan. Contohnya menggunakan tema yang berjudul “Menjalin Tali Silaturahmi dan Semangat Kesatuan Melalui HUT ke-79 Kemerdekaan RI”.

5. Peserta Kegiatan

Struktur penyusunan teks proposal yang tidak kalah penting adalah peserta kegiatan. Bagian ini penting untuk dimasukkan dalam proposal kegiatan, karena berfungsi untuk menunjukkan sasaran dari kegiatan yang akan dilaksanakan. Misalnya, peserta kegiatannya adalah seluruh siswa, guru dan pegawai sekolah, dan seluruh warga sekolah SMU Negeri 1 Magelang.

6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Dalam penyusunan teks proposal, diperlukan adanya informasi mengenai waktu dan tempat kegiatan. Maka dari itu, pengajuan proposal sebaiknya dilakukan dari jauh-jauh hari sebelum waktu kegiatan. Contoh, waktu dan tempat pelaksanaan acara adalah tanggal 17 Agustus 2024 dan bertempat di SMU N 1 Magelang.

7. Ketentuan-Ketentuan Kegiatan

Struktur penyusunan teks proposal yang selanjutnya adalah ketentuan-ketentuan kegiatan. Bagian ini harus disesuaikan dengan kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan. Misalnya, ketentuan untuk kegiatan seni, tentunya akan berbeda dengan kegiatan olahraga.

Contohnya, untuk kegiatan perayaan 17 Agustus, Anda bisa mencantumkan ketentuan umum, seperti wajib memakai pakaian berwarna merah, putih, atau campuran merah-putih. Kemudian, selanjutnya Anda juga perlu mencantumkan ketentuan lomba yang berisikan daftar lomba yang akan dilaksanakan beserta peraturan masing-masing lomba.

8. Jadwal Kegiatan (Rundown)

Struktur penyusunan teks proposal kegiatan yang tidak kalah penting selanjutnya adalah jadwal kegiatan atau rundown. Bagian ini berfungsi untuk menjelaskan agenda apa saja yang ada dalam kegiatan yang dirancang. Pembuatan rundown harus detail, misalnya kegiatan dimulai pukul sekian hingga pukul sekian, mencantumkan jenis kegiatan apa saja, dan begitu seterusnya hingga acara berakhir.

9. Susunan Panitia

Anda juga perlu mencantumkan bagian susunan panitia, agar pihak penerima proposal mengetahui siapa penanggung jawab dari kegiatan yang akan dilangsungkan. Susunan panitia misalnya dengan mencantumkan jumlah orang yang terlibat dalam kepanitiaan. Beserta jabatan yang dimiliki dalam kegiatan tersebut.

10. Rencana Anggaran

Rencana anggaran merupakan bagian teks proposal kegiatan yang tidak boleh terlewatkan. Rencana anggaran berisi tentang perincian dana atau biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan. Anda perlu mencantumkan bagian ini agar pihak panitia penyelenggara dan pihak penerima proposal mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan dan apa saja kegunaan setiap biaya yang dikeluarkan.

Struktur Teks Proposal Penelitian

Contoh teks proposal

Selain teks proposal kegiatan, ada juga teks proposal penelitian. Berbeda dengan proposal kegiatan, teks proposal penelitian dibuat untuk kepentingan akademik, maka strukturnya juga berbeda dari proposal kegiatan. Berikut adalah struktur dari proposal penelitian yang benar.

1. Judul Proposal

Sama seperti proposal kegiatan, teks proposal penelitian juga perlu judul. Judul proposal ini sangat penting sebagai identitas dari suatu hal yang akan diteliti.

2. Latar Belakang

Selanjutnya adalah latar belakang, pada bagian Anda perlu menuliskan hal-hal yang menjadi latar belakang pentingnya dilakukan penelitian.

3. Rumusan Masalah

Struktur penyusunan teks proposal penelitian yang selanjutnya adalah rumusan masalah. Pada bagian ini, Anda harus menjelaskan tentang masalah apa yang hanya bisa diselesaikan melalui penelitian yang akan dilakukan ini.

4. Tujuan Penelitian

Selanjutnya, adalah tujuan penelitian dan pada bagian ini adalah merupakan jawaban, untuk apa sebuah penelitian dilakukan.

5. Manfaat Penelitian

Struktur penyusunan teks proposal penelitian yang selanjutnya adalah manfaat penelitian. Pada bagian ini Anda harus bisa menggambarkan manfaat bagi pihak-pihak yang bersangkutan dengan penelitian ini.

6. Landasan Teori

Selanjutnya adalah landasan teori, di bagian ini tertulis teori-teori yang diperlukan dalam penelitian. Seperti misalnya, untuk penelitian bahasa pastinya akan membutuhkan teori dengan ilmu bahasa. Perlu Anda ingat, teori yang dipakai harus sesuai dengan hal-hal yang akan dibahas atau sesuai variabelnya.

7. Metode Penelitian

Untuk membuat teks proposal penelitian, Anda juga harus mencantumkan metode penelitian. Hal ini bertujuan untuk menggambarkan cara melakukan penelitian. Ada tiga jenis metode penelitian. Pertama, metode kuantitatif yang melibatkan hitungan secara statistik.

Kedua, metode kualitatif yang melibatkan analisis mendalam. Dan yang ketiga adalah metode campuran yakni menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif.

8. Jadwal Pelaksanaan

Sama seperti proposal kegiatan, teks proposal penelitian juga perlu mencantumkan jadwal pelaksanaan. Bagian ini memuat informasi jadwal penelitian yang akan dilaksanakan. Di bagian ini juga akan terlihat berapa lama waktu yang dibutuhkan, mulai dari persiapan penelitian hingga laporan penelitian selesai disusun.

9. Rencana Anggaran

Selanjutnya adalah rencana anggaran, namun bagian ini sifatnya opsional, jadi Anda bisa mencantumkannya atau tidak, tergantung pada jenis penelitiannya.

10. Daftar Pustaka

Dan yang terletak dibagian paling akhir adalah daftar pustaka. Karena ini proposal penelitian pastinya akan ada kutipan dari para ahli yang sumbernya harus dicantumkan di daftar pustaka.

Contoh Teks Proposal

Contoh teks proposal

Berikut ini adalah contoh teks proposal sebagai referensi Anda.

1. Contoh Teks Proposal Kegiatan OSIS

Judul : PROPOSAL KEGIATAN LOMBA PERINGATAN HUT RI KE-7

Latar Belakang

Sebagai generasi muda bangsa, hendaknya kita mengisi dan memperingati hari kemerdekaan Indonesia dengan berbagai kegiatan yang positif. Selain ungkapan rasa syukur dan bentuk penghargaan atas perjuangan para pahlawan. Dengan memeriahkan hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif dapat memupuk rasa kecintaan terhadap tanah air dan juga bisa mengembangkan kreativitas generasi penerus bangsa.

Tujuan Kegiatan

Tujuan kegiatan Lomba peringatan HUT RI ke-79 adalah.

  • Menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater
  • Memupuk kedisiplinan kreativitas dan prestasi siswa
  • Meningkatkan kualitas berpikir siswa.
  • Membina persahabatan, kebersamaan, dan persatuan antar siswa.
  • Menambah pengalaman, kecakapan, dan keterampilan yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara.

Tema Kegiatan

Kegiatan ini mengangkat tema “Perjuangan Nasional”.

1. Peserta Kegiatan

Peserta kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-79 adalah peserta didik SMU N 1 Magelang kelas X dan XI, berjumlah sekitar 100 peserta didik.

2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-79 akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal : Rabu, 17 Agustus 2024,
Waktu : 08.00-15.00,
Tempat : SMU N 1 Magelang Indonesia.

3. Ketentuan Lomba

Ketentuan umum perlombaan adalah sebagai berikut.

Setiap peserta harus menggunakan pakaian sesuai dengan aturan setiap cabang lomba
Setiap peserta harus mematuhi aturan umum yang berlaku untuk setiap cabang lomba.
Setiap tim akan mengikuti babak kualifikasi.

Jadwal Kegiatan

Jadwal kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-78 sebagai berikut.

Hari, Tanggal : Rabu, 17 Agustus 2024
Waktu : 08.00 – 10.00 WIB
Kegiatan : Perlombaan pidato
Keterangan : Babak kualifikasi

Hari, Tanggal : Rabu, 17 Agustus 2024
Waktu : 10.00 – 11.30 WIB
Kegiatan : Perlombaan voli
Keterangan : Babak kualifikasi

Hari, Tanggal : Rabu, 17 Agustus 2024
Waktu : 03.00 – 14.00 WIB
Kegiatan : Perlombaan kreasi tumpeng
Keterangan : Babak kualifikasi

Susunan Panitia

Susunan panitia kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-79 sebagai berikut.

  1. Pembina: Adinda Rahma
  2. Ketua Pelaksana: Muhammad Sofiyan
  3. Wakil Ketua: Yunita Ratna
  4. Koordinator acara: Mega Utami
  5. Koordinator kegiatan: Ikbal Ramadan
  6. Seksi perlengkapan: Ayu Puji Astuti
  7. Seksi konsumsi: Naila Putri

Rencana Anggaran

Berikut daftar rencana anggaran biaya yang diperlukan dalam kegiatan

Lomba Peringatan HUT RI Ke-79 (terlampir).

Penutup

Demikian proposal ini kami buat. Kami berharap Kepala SMU Negeri 1 Magelang menyetujui rencana kegiatan Lomba Peringatan HUT RI Ke-79. Atas perhatian dan izin yang diberikan oleh Bapak, kami ucapkan terima kasih.

Magelang, 1 Agustus 2024

Pembina OSIS Ketua OSIS

Adinda Rahma
Muhammad Sofiyan

Kesimpulan

Demikian tadi pengertian, jenis-jenis dan struktur pembuatan proposal yang baik dan benar, lengkap dengan contoh teks proposal kegiatan. Dengan membuat proposal, setiap kegiatan akan lebih terarah dan bisa terselenggara secara optimal.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad