Kotaku
Home Pendidikan 666 Guru PPG Prajabatan Bersertifikasi Siap Menjadi Inspirasi

666 Guru PPG Prajabatan Bersertifikasi Siap Menjadi Inspirasi

image 176

Kotaku.id 666 Guru PPG Prajabatan Bersertifikasi Siap Menjadi Inspirasi – Sejumlah besar lulusan PPG Prajabatan gelombang 1 tahun 2022, yang berjumlah 666 orang, telah dipersiapkan untuk ditempatkan di berbagai sekolah. Mereka telah berhasil memperoleh sertifikasi dan siap untuk melibatkan diri dalam tugas pengajaran.

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta baru-baru ini merayakan kelulusan ratusan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan gelombang 1 tahun 2022. Para lulusan ini telah melewati proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan sekarang tinggal menanti penempatan mereka di lapangan.

Dr AG Tamrin, Kepala Program Studi (Kaprodi) PPG Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, menjelaskan bahwa acara pelepasan tersebut melibatkan 666 lulusan dari 14 bidang studi yang berbeda. Ini merupakan pelepasan keempat yang diadakan oleh FKIP UNS, menandai momen bersejarah dalam perjalanan pendidikan para calon guru yang siap memberikan kontribusi positif dalam dunia pendidikan.

666 Guru PPG Prajabatan Bersertifikasi Siap Menjadi Inspirasi

666 Guru PPG Prajabatan Bersertifikasi Siap Menjadi Inspirasi
666 Guru PPG Prajabatan Bersertifikasi Siap Menjadi Inspirasi

Kelulusan gelombang pertama tahun 2022 dari Program Pendidikan Guru Profesi (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melibatkan sebanyak 23 peserta yang berasal dari beragam bidang studi.

Rinciannya mencakup 31 lulusan dalam bidang studi Bahasa Inggris, 59 lulusan dalam bidang studi Biologi, 25 lulusan dalam bidang studi Ekonomi, 38 lulusan dalam bidang studi Fisika, 17 lulusan dalam bidang studi Geografi, dan 26 lulusan dalam bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Selanjutnya, terdapat 62 lulusan dalam bidang studi Kimia, 32 lulusan dalam bidang studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD), 151 lulusan dalam bidang studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 132 lulusan dalam bidang studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), 28 lulusan dalam bidang studi Pendidikan Luar Biasa (PLB), 25 lulusan dalam bidang studi Sejarah, dan 17 lulusan dalam bidang studi Sosiologi.

“Para lulusan Program Pendidikan Guru Prajabatan telah menjalani masa pendidikan selama satu tahun dengan beban studi sebanyak 36 SKS. Mereka yang berhasil lulus Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (UKPPG) berhak mendapatkan gelar profesi Guru (Gr),” ungkap AG Tamrin usai acara pelepasan PPG yang berlangsung di Aula Gedung FKIP UNS pada Kamis, 21 Desember 2023.

Tamrin menambahkan bahwa para lulusan saat ini tengah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk posisi Guru. Mereka sedang menantikan pengumuman hasil akhir seleksi tersebut. Bagi lulusan yang mengikuti petunjuk penempatan yang telah ditetapkan, mereka akan mendapatkan afirmasi penuh sebesar 100 persen. “Artinya, semua lulusan akan langsung bisa memulai karier sebagai guru sesuai dengan penempatan yang sudah diatur dalam petunjuk tersebut,” tambahnya.

2024 Wajib Mengikuti PPG Prajabatan Apabila Ingin Jadi Guru

2024 Wajib Mengikuti PPG Prajabatan Apabila Ingin Jadi Guru
2024 Wajib Mengikuti PPG Prajabatan Apabila Ingin Jadi Guru

Mengarah ke masa depan bagi seseorang yang bercita-cita menjadi seorang guru, langkah yang diperlukan adalah mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan setelah menyelesaikan pendidikan tingkat Strata 1. Sertifikasi guru yang diperoleh setelah menyelesaikan PPG Prajabatan menjadi syarat penting dalam mengikuti seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan guru.

PPPK guru memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik yang masih kurang di berbagai sekolah. Penting untuk dicatat bahwa kehadiran PPPK guru tidak bermaksud menggantikan peran guru-guru dengan status honorer yang telah lama berkontribusi. Sebaliknya, PPPK guru diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan guru dan tidak dianggap sebagai ancaman terhadap eksistensi guru-guru honorer yang telah berdedikasi sebelumnya.

Sementara itu, upacara Pelepasan Profesi dan Pelepasan Lulusan Mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 1 tahun 2022 menjadi momen yang sangat berkesan. Acara tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), yaitu Prof. Mardiyana. Orasi ilmiah diberikan oleh Prof. Sofyan Anif, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI). Para lulusan mendapatkan wawasan berharga melalui orasi ilmiah tersebut, menggambarkan pentingnya peran guru dalam pengembangan pendidikan di Indonesia.

Dengan demikian, langkah-langkah menuju profesi guru melibatkan proses pendidikan dan sertifikasi yang penting untuk memastikan kualitas pengajaran yang optimal. Melalui Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan dan pengakuan melalui sertifikasi, calon guru diharapkan dapat bersiap menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan.

Pentingnya Perjanjian Kerja (PPPK) guru sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik merupakan upaya nyata dalam memenuhi kebutuhan sekolah-sekolah. Pemahaman bahwa PPPK guru tidak bertujuan menggantikan peran guru honorer yang telah berdedikasi merupakan dasar bagi harmonisasi antara tenaga pendidik yang berpengalaman dan calon guru baru.

Sebagai penutup, upacara Pelepasan Profesi dan Lulusan Mahasiswa PPG Prajabatan menjadi momentum bersejarah, di mana para lulusan diberikan inspirasi oleh para pemimpin akademis. Melalui orasi ilmiah, Prof. Sofyan Anif mengingatkan akan tanggung jawab besar sebagai agen perubahan di dunia pendidikan. Semoga setiap langkah mereka menjadi bekal berharga dalam membentuk generasi penerus yang unggul dan berintegritas di dunia pendidikan Indonesia.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad