Kotaku
Beranda Bisnis 6 Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Singkat dan Strukturnya

6 Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Singkat dan Strukturnya

1300×1080 5

Kotaku.id - Masih bingung cara membuat teks negosiasi jual beli? Lalu, apa si yang di maksud dengan negosiasi jual beli? Simak artikel ini sampai habis, karena kali ini kita akan membahas tentang contoh teks negosiasi jual beli lengkap dengan strukturnya. Teks negosiasi adalah jenis teks yang isinya berupa proses untuk mencapai persetujuan maupun kesepakatan antara kedua belah pihak.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan jalan berunding untuk mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain. Dari pengertian tersebut maka dapat disimpulkan, bahwa teks negosiasi adalah teks yang memuat bentuk interaksi sosial.

Dan berfungsi untuk mencari kesepakatan atau penyelesaian bersama di antara pihak-pihak yang bersengketa atau mempunyai perbedaan kepentingan. Atau secara sederhananya, teks negosiasi adalah sebuah bentuk interaksi yang dilakukan oleh beberapa pihak dengan cara berunding untuk memperoleh kesepakatan.

Adapun tujuan dari negosiasi, adalah untuk mengatasi atau menyesuaikan perbedaan dalam memperoleh sesuatu dari pihak lain (yang tidak dapat dipaksakan). Untuk mencapai kesepakatan bersama yang dapat diterima kedua belah pihak dalam melakukan transaksi atau perselisihan pendapat, maka sangat diperlukan adanya negosiasi.

Struktur Teks Negosiasi

Contoh teks negosiasi jual beli
6 Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Singkat dan Strukturnya 24

Lantas, bagaimana cara membuat teks negosiasi jual beli? Sama seperti pada penulisan berbagai teks, menulis teks negosiasi juga harus menggunakan struktur penulisan yang benar. Berikut ini adalah struktur teks negosiasi menurut buku Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan karya Taufiqur Rahman.

1. Orientasi

Struktur pertama dalam penulisan teks negosiasi jual beli adalah orientasi. Bagian ini terletak pada pembukaan atau awalan dari percakapan sebuah negosiasi. Orientasi mempunyai ciri-ciri menggunakan kata salam, sapa, dan sebagainya. Contoh, “Selamat siang, saya Alice…”

2. Permintaan

Sedangkan struktur kedua dalam penulisan sebuah teks negosiasi jual beli adalah permintaan. Pada bagian permintaan atau pengajuan biasanya berisi tentang pertanyaan tentang suatu barang atau permasalahan yang dihadapi.

3. Pemenuhan

Selanjutnya penulisan teks negosiasi jual beli juga harus memuat pemenuhan. Pada bagian ini, pihak yang terkait memberitahu barang atau objek agar orang yang diajak berinteraksi lebih paham.

4. Penawaran

Struktur penulisan teks negosiasi yang selanjutnya adalah penawaran. Dan bagian ini merupakan puncak dari suatu negosiasi. Pada bagian inilah terjadi proses tawar-menawar antara satu pihak dengan yang lain untuk mendapat kesepakatan yang saling menguntungkan.

5. Persetujuan

Struktur penulisan teks negosiasi yang berikutnya adalah persetujuan. Persetujuan adalah pernyataan yang berisi kesepakatan atau ketidaksepakatan antara kedua belah pihak.

6. Pembelian

Selanjutnya struktur penulisan teks negosiasi jual beli juga harus memuat pembelian. Bagian ini menandai terjadinya transaksi jual beli antara masing-masing pihak.

7. Penutup

Dan struktur penulisan teks negosiasi jual beli yang terakhir adalah penutup. Bagian penutup berisi penegasan terhadap hasil negosiasi yang telah disepakati.

Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

Contoh teks negosiasi jual beli
6 Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Singkat dan Strukturnya 25

Setelah mengetahui struktur teks negosiasi jual beli, maka berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli sebagai referensi Anda.

1. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli dan Strukturnya

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli tas lengkap dengan strukturnya.

Orientasi
Pembeli: “Selamat siang Pak, di sini jual tas juga?”
Penjual: “Iya, di sini ada banyak tas keluaran model baru, silahkan bisa dipilih-pilih dulu.”

Permintaan
Pembeli: “Untuk tas ransel yang ini harganya berapa ya Pak?”

Pemenuhan
Penjual: “Oh itu harganya Rp300 ribu Dek. Ini model terbaru tahun ini, spesifikasinya juga sudah dilengkapi dengan banyak fitur. Di antaranya sudah anti air, resleting anti rusak dan juga ada bonus rain cover.”

Penawaran
Pembeli: “Mahal juga yah. Nggak bisa kurang, Pak?”
Penjual: “Maaf kalau untuk yang itu sudah pas harganya segitu Dek. Atau kalau Adek mau, saya ambilkan tas sejenis, tapi ukuran lain dan harganya lebih murah.
Pembeli: “Coba tolong ambilin yang lebih murah Pak.”

Penjual: “Baik, ini dia, Dek. Bedanya hanya pada ukurannya saja. Yang ini sedikit lebih kecil. Selebihnya kurang lebih sama dengan yang tadi, kok.
Pembeli: “Hmm.. begitu ya. Harganya berapa, Pak?”
Penjual: “ Yang ini Rp200 ribu, Dek.”
Pembeli: “Rp150 ribu boleh Pak?
Penjual: “Baiklah, boleh Dek.”

Persetujuan
Pembeli: “Deal ya.”

Pembelian
Penjual: “Iya, Dek. Ini tasnya. Terima kasih sudah berbelanja di sini, ya.”

Penutup
Pembeli: “Sama-sama, Pak.”

2. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Kerudung

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli kerudung lengkap dengan strukturnya.

Orientasi
Penjual: Selamat pagi.
Pembeli: Pagi, Bu.
Penjual: Mau beli apa Mbak?

Permintaan
Pembeli: Ini bu, saya mau beli kerudung untuk ibu saya.
Penjual: Mau cari yang model bagaimana, Mbak?
Pembeli: Yang biasa saja Bu.
Penjual: Silakan Mbak kesini

Pemenuhan
Penjual: Silakan Mbak dipilih-pilih dulu, banyak pilihannya
Pembeli: Saya suka yang hijau Mbak, kalau dilihat segar dan tidak terlalu mencolok warnanya.
Penjual: Iya Mba. Warna yang ini sepertinya cocok kalau dipakai Ibu nya Mbak.
Pembeli: Ini harganya berapa ya Bu?
Penjual: Rp 50.000,00 Mbak.

Penawaran
Pembeli: Wah, kok mahal ya Bu? Rp30.000,00 boleh tidak?
Penjual: Tidak boleh Mbak, itu bahannya bagus soalnya.
Pembeli: Tidak bisa kurang Bu?

Penjual: Rp45.000,00 deh, Mbak.
Pembeli: Rp40.000,00 ya Bu? Ini untuk oleh-oleh ibu saya.
Penjual: Benar-benar tidak boleh Mbak. Nanti belinya juga nggak boleh segitu Mbak, nanti saya rugi.

Persetujuan
Pembeli: Ya sudah Bu Rp45.000,00, saya ambil yang ini.
Penjual: Mau beli apa lagi Mbak?

Penutup
Pembeli: Itu saja Bu. Ini uangnya Bu.
Penjual: Uangnya Rp50.000,00, kembali Rp5.000,00. Terima kasih ya, Mbak.
Pembeli: Iya Bu, sama-sama.

3. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Mobil Klasik

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli mobil klasik.

Orientasi
Pembeli: “Selamat siang, Pak.”
Penjual: “Selamat siang, Bu. Ada yang bisa saya bantu?”

Permintaan
Pembeli: “Saya ingin beli mobil bekas klasik, apakah ada, Pak?”

Pemenuhan
Penjual: “Ada, Bu, mari Bu silakan ikut saya.”

Penawaran
Pembeli: “Mobil klasik yang ini, berapa harganya, Pak?”
Penjual: “Oh, kalau mobil yang itu harganya 90 juta, Bu.”
Pembeli: “Harganya bisa kurang lagi nggak, Pak?”
Penjual: “Boleh, mau nawar berapa, Bu?”

Pembeli: “75 juta bisa pak? Gimana?”
Penjual: “Waduh, kalau harga segitu rasanya tidak bisa, Bu.”
Pembeli: “Kalau 80 juta, Pak?”
Penjual: “Naikkin dikit bu, 83 juta pasnya.”

Persetujuan
Pembeli: “Oke, Pak, saya setuju. Uangnya nanti saya transfer.”

Penutup
Penjual: “Baik, Bu, terima kasih.”
Pembeli: “Sama-sama Pak.”

4. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Singkat

Contoh negosiasi teks jual beli
6 Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Singkat dan Strukturnya 26

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli singkat sepatu futsal.

Orientasi
Penjual: “Permisi, ada yang bisa saya bantu, Kak?”
Pembeli: “Iya, Mbak.”
Penjual: “Kalau boleh tahu mau beli apa, Kak?”

Pengajuan
Pembeli: “Saya mau membeli sepatu futsal ukuran 42, Mbak.”
Penjual: “Maaf Kak, ukuran 42 lagi kosong, adanya ukuran 42,5.”

Penawaran
Pembeli: “Ya udah yang 42,5, tapi saya coba dulu ya Mbak, takutnya kebesaran. Kalau boleh tahu harganya berapa ya, Mbak?”
Penjual: “Iya Kak, Rp100 ribu, Kak.”
Pembeli: “Tidak boleh kurang Mbak? Di lantai satu harganya Rp85 ribu lho, Mbak?”

Penjual: “Di lantai bawah harganya engga bisa ditawar Kak. Tapi, kalau di sini masih boleh kurang.”
Pembeli: “Kalau begitu yang ini Rp85 ribu ya Mbak, bagaimana?”
Penjual: “Wah.., kalau yang itu belum boleh Kak, karena itu kualitasnya lebih bagus dari lantai bawah. Naik sedikit, Pak?”
Pembeli : “Ya udah Rp90 ribu, bagaimana Mbak?”

Persetujuan
Penjual: “Ya sudah, boleh Kak.”

Penutup
Pembeli: “Ini uangnya Mbak, Terima kasih, Mbak.”
Penjual: “Sama-sama, Kak.”

5. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Baju Tidur Anak

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli baju tidur anak.

Orientasi
Penjual: “Selamat Pagi ibu, ada yang bisa kami bantu?”
Pembeli: “Oh iya Pak, sebentar ya Pak saya mau lihat-lihat dulu”
Penjual: “Oh iya, boleh silakan Ibu lihat-lihat dulu”

Permintaan
Pembeli: “Ada baju tidur untuk anak-anak warna ungu nggak Pak?”

Pemenuhan
Penjual: “Sebentar ya Bu, saya cek dulu, karena yang di luar ini warna merah dan biru aja.” (Sambil ke rak baju untuk mencari sesuai permintaan).
Pembeli: “Iya, Pak, silakan.”
Penjual: “Oh ini ada Bu, silakan dilihat baju tidurnya”
Pembeli: “Iya Pak, terima kasih”.

Penawaran
Pembeli: “Harganya Rp35 ribu ya, Pak?”
Penjual: “Iya betul, Bu.”
Pembeli: “Kalau saya beli dua ada diskon nggak Pak, 50 ribu boleh ya Pak? Hitung-hitung diskon gitu”

Persetujuan
Penjual: “Wah nggak bisa, Bu. Ambil Rp60 ribu aja deh ini untuk Ibu, penglaris pagi-pagi, Bu.”
Pembeli: “Ouh gitu, ya deh gapapa. Ini, Pak, uangnya.” (Sang ibu sambil memberikan uangnya).

Penutup
Penjual: “Ini, Bu bajunya”. (Sambil menyodorkan baju yang telah dimasukkan ke dalam kantong kresek).
Pembeli: “Makasih ya, Pak”.
Penjual: “Siap, makasih juga Bu. Kapan-kapan beli lagi ke sini ya”. (Sambil senyum).
Pembeli: “Iya Pak, In Syaa Allah kapan-kapan mampir lagi”.

6. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Baju

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi jual beli baju.

Orientasi
Penjual: “Dipilih-pilih baju cantiknya, Rp100 ribu dapat 3.”
Pembeli: (Datanglah si ibu ke toko tersebut).

Permintaan
Pembeli: “Bagus banget ini bajunya, Mbak. Murah pula.”
Penjual: “Jelaslah, Bu, kami ambil grosiran dari Bandung. Jadinya lebih murah.”
Pembeli: “Motif yang ini ada warna merah marun nggak, Mbak?” (Sambil menunjukkan baju).

Penjual: “Oh yang motif itu warna marun habis, Bu.”
Pembeli: “Warna kuning ada nggak, Mbak?”
Penjual: “Sebentar ya Bu saya cek dulu, rasanya ada deh sisa satu.”

Pemenuhan
Penjual: “Nah, ini ada Bu tinggal sisa satu.”
Pembeli: (Melihat-lihat baju).

Penawaran
Pembeli: “Dah tiga ini. Pas banget ya Rp100 ribu? Nggak boleh kurang lagi Mbak?” (Sambil menunjukkan baju yang ia pilih).
Penjual: ” Iya Bu, ini sudah sangat murah nggak bisa ditawar lagi”.

Persetujuan
Pembeli: “Oh iya ya, Mbak. Ya sudah gapapa karena bajunya bagus banget sih harga murah juga. Ini uangnya, Mbak.”
Penjual: “Bentar ya, Bu, saya bungkus dulu.”
Pembeli: “Iya, Mbak, silakan.”

Penutup
Penjual: “Nah, ini Bu bajunya.”
Pembeli: “Terimakasih ya, Mbak.”
Penjual: “Iya sama-sama Bu.”

Penutup

Demikian tadi contoh teks negosiasi jual beli berikut strukturnya sebagai bahan referensi Anda. Semoga bermanfaat. Silakan simak berita informasi terkini seputar pendidikan dan bisnis di website kotaku.id.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan