Kotaku
Beranda Pendidikan Teks Eksplanasi dan Contohnya

Teks Eksplanasi dan Contohnya

roman kraft Zua2hyvTBk unsplash

Kotaku.ID – Apakah anda pernah melihat siaran berita tentang suatu kasus? Didalamnya terdapat penjelasan tentang proses terjadinya peristiwa, atau didalam bahasa Indonesia menjadi teks yang menjelaskan sebab dan akibat atau dikenal dengan teks eksplanasi. Nah dalam artikel ini kita akan membahas tentang teks eksplanasi dan contohnya secara lengkap dan jelas.

Mengenal Teks Eksplanasi dan Contohnya

Teks Eksplanasi

Sebelum berbicara lebih jauh tentang jenis teks satu ini, anda harus tahu terlebih dahulu apa itu teks eksplanasi. Teks eksplanasi merupakan teks yang berisi penjelasan tentang suatu peristiwa atau fenomena baik alam, sosial dan lainnya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh fenomena alam yang dimaksud bisa gempa bumi, kebakaran hutan, tanah longsor, tsunami, proses terbentuknya hujan dan lain sebagainya. Sedangkan fenomena sosial yang dapat dijelaskan seperti aksi demonstrasi, peperangan, tawuran dan lainnya.

Tujuan dari adanya teks eksplanasi sendiri adalah memberikan pemahaman dan wawasan yang jelas kepada orang lain. Sehingga didalam teks eksplanasi biasanya diterangkan dengan jelas mulai dari proses, sebab dan akibat kejadian yang ada.

Mengenal Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Tentunya teks ekspalanasi memiliki ciri-ciri yang membedakannya dari teks jenis lainnya. Ciri-ciri tersebut diantaranya adalah:

1. Faktual

Pertama, teks eksplanasi adalah teks faktual seperti berita. Artinya didalamnya membuat informasi yang nyata dan benar terjadi bukanlah informasi yang dibuat-buat atau di rekayasa oleh manusia.

2. Bersifat Keilmuan

Teks eksplanasi membahas tentang fenomena yang memiliki hubungan dengan ilmu pengetahuan dan bisa dijelaskan secara logika dan sains. Contohnya saja ketika terjadi tsunami maka bisa dikaitkan dengan ilmu geografis atau rumpun ilmu lainnya. Ketika aksi demonstrasi pun juga bisa dikaitkan dari sudut pandang ilmu sosiologi dan psikologi yang nyata.

3. Informatif

Tujuan dari teks eksplanasi yang lainnya adalah memberikan informasi kepada para pembaca tanpa harus mempengaruhi mereka. Karena teks eksplanasi hanya menjelaskan proses terjadinya suatu kejadian sehingga tidak unsur membujuk siapapun didalamnya.

4. Membahas Hal yang Bersifat Umum

Ciri yang terakhir adalah teks eksplanasi menjelaskan peristiwa yang bersifat umum dan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Teks Eksplanasi

Kaidah kebahasaan adalah pedoman kebahasaan untuk membuat suatu teks. Berbagai jenis teks yang ada, memiliki akidah kebahasaan yang berbeda antara satu dengan lainnya begitu pun teks eksplanasi. Teks ini memiliki beberapa kaidah yakni:

1. Konjungsi (Kata Sambung)

Ada dua kata sambung yang diguankan yakni konjungsi kausalitas dan konjungsi kronologis. Seperti ini contohnya:

  • Konjungsi Kausalitas (kata sambung yang menghubungan dua atau lebih klausa untuk menjelaskan sebab akibat) Contohnya : akibat, karena, oleh karena itu, oleh sebab itu.
  • Konjungsi Kronologis (kata sambung yang menghubungkan dua atau lebih klausa untuk menjelaskan urutan waktu kejadian) Contohnya : Lalu, Setetalh itu, sebelumnya, kemudian, pada akhirnya.

2. Pronomina Penunjuk

Pronomina penunjuk adalah kata yang digunakan sebagai kata ganti penyebutan benda. Pada teks ekplanasi ada prenomina yang digunakan seperti Ini, Itu dan tersebut.

3. Kata Pasif

Kata pasif adalah kata yang diawali dengan imbuhan didepannya (di- atau ter-). Sebagai contoh pada kalimat “Para buruh yang tergabung dalam organisasi Ikatan Buruh Indonesia menyampaikan aspirasi mereka di depan Istana Presiden.” Kata tergabung merupakan bentuk kata kerja pasif.

4. Kata Denotatif

Selanjutnya adalah kata yang memiliki makna sebenarnya atau kata yang sesuai dengan observasi berdasarkan penglihatan, penciuman, pendengaran dan pengalaman. Sifatnya objektif dan bukan subjektif.

5. Kata Teknis

Terakhir adalah kata atau gabungan kata yang mengungkapkan proses, konsep, keadaan atau sifat dalam bidang tertentu. Singkatnya adalah istilah tertentu yang bisa menggambarkan suatu keadaan.

Pola Pengembangan Teks Ekspalanasi dan Contohnya

Teks Eksplanasi

Selanjunya, anda akan mengenal apa saja pola pengembangan teks eksplanasi. Ada dua jenis pola pengembangan teks eksplanasi, yakni:

1. Pola Pengembangan Proses Teks Eksplanasi dan Contohnya

Pertama adalah pola pengembangan proses, teks eksplanasi dan contohnya dengan pola pengembangan ini disusun berdasarkan kronologi atau urutan waktu suatu peristiwa tersebut ketika terjadi.

Contoh : “Pada Juli 1826, Belanda mengulangi serangannya ke Daksa lagi. Oleh Pangeran Diponegoro, Daksa telah dikosongkan terlebih dahulu. Sewaktu tentara Belanda kembali dari Daksa untuk menuju ke Yogyakarta, dengan tiba-tiba, dihadang dan dibinasakan oleh pasukan pangeran Diponegoro dari tempat persembunyiannya. Setelah mendapat kemenangan itu, pasukan Pangeran Diponegoro dengan secepat kilat menghilang dari Daksa. Beberapa bulan setelahnya, atas anjuran Kyai Mojo, Pangeran Diponegoro mengadakan penyerangan besar ke Surakarta. Di bulan Oktober 1926, pasukan Diponegoro menyerang Belanda di Gawok dan memperoleh kemenangan yang gemilang.”

(Kata yang dicetak tebal, adalah urutan ketika peristiwa tersebut terjadi)

2. Pola Pengembangan Sebab Akibat Teks Eksplanasi dan Contohnya

Pada jenis pola kedua ini, memposisikan sebab sebagai gagasan utama dan akibat secagai rincian pengembangan atau bisa juga sebaliknya,

Contohnya : “Hujan merupakan fenomena alam yang biasa terjadi. Hujan umumnya diawali oleh proses penguapan air laut karena panas matahari. Panas matahari menyebabkan air menguap ke udara, baik itu air laut, air sungai, air danau, juga air dari kandungan makhluk hidup lainnya. Proses yang selanjutnya terjadi yaitu kondensasi atau pemadatan uap air dan menjadi sebuah embun.”

(Kata yang dicetak tebal menjelaskan proses sebab akibatnya)

Struktur dan Cara Membuat Teks Eksplanasi dan Contohnya

Nah dalam artikel ini kita akan membahas tentang teks eksplanasi dan contohnya secara lengkap dan jelas.

Berikut ini adalah struktur dari teks eksplanasi yang harus anda ketahui sebelum membuatnya. Beberapa struktur tersebut antara lain adalah:

1. Identifikasi Fenomena

Pertama, adalah identifikasi fenomena. Merupakan gambaran awal tentang fenomena yang akan diangkat. Pada tahapan ini mula-mula anda harus memilih terlebih dahulu topik yang akan dibawah kemudian identifikasi fenomena tersebut dengan menjelaskan definisi yang terjadi serta dampaknya pada kalimat atau paragraf awal.

2. Penggambaran Rangkaian Kejadian

Merupakan penggambaran atau penjelasan dari proses terjadinya fenomena tersebut. Anda bisa menjelaskan mulai dari penyebab dan tahapan bagaimana suatu fenomena tersebut terjadi.

3. Ulasan

Terakhir adalah ulasan yang berisikan komentar atau penilaian dari penulis tentang dampak fenomena yang diangkatnya. Dampak ini bisa kepada orang lain, lingkungan, sosial, global, ekonomi dan lain sebagainya.

Contoh Teks Eksplanasi

Nah, supaya lebih memahami penyusunan teks eksplanasi dan contohnya, berikut contoh teks eksplanasi beserta strukturnya.

Kebakaran Hutan

Identifikasi Fenomena

Kebakaran Hutan adalah kondisi saat hutan dilanda api dalam intensitas yang besar, sehingga mengakibatkan kerusakan sebagian atau keseluruhan hasil hutan. Kebakaran hutan juga berdampak terhadap pencemaran udara di sekitar rumah penduduk.

Penggambaran Rangkaian Kejadian

Kebakaran Hutan dapat disebabkan oleh ulah manusia dan alam. Ulah manusia yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan antara lain; membuang puntung rokok sembarangan, membakar hutan secara sengaja, atau lupa mematikan api unggun. Selain itu, musim kemarau yang berkepanjangan turut menjadi faktor terjadinya bencana ini. Daun atau ranting pohon yang bergesekan dapat menimbulkan api yang menyebar dengan luas.

Ulasan

Hutan merupakan sumber daya alam yang harus kita jaga. Sebagai makhluk hidup yang memiliki akal, alangkah baiknya kita berpartisipasi dalam melestarikan hutan. Dimulai dari membuang puntung rokok di tempat sampah dan mematikan api unggun sebelum meninggalkan hutan.

Penutup

Itulah ulasan tentang Teks Eksplanasi dan Contohnya yang dibahas secara lengkap dan mendalam. Kini anda tahu seperti apa teks eksplanasi itu dan bagaimana ciri-cirinya serta contohnya. Selamat belajar.

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan