Kotaku.ID – Banyak sekali model pembelajaran yang ada, sebagai pendidik haruslah memiliki daya kreatifitas yang tinggi sehingga bisa menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Sintaks pembelajaran discovery learning adalah salah satu model pembelajaran yang bisa diterapkan didalam kelas.
Sintaks pembelajaran discovery learning adalah model pembelajaran yang menitik beratkan pembelajaran berfokus pada peserta didik, pendidik bisa memberikan pengalaman belajar langsung pada peserta didik. Untuk pembahasan lebih jauh tentang model ini, mari kita simak bersama ulasan lengkapnya berikut ini.
Mengenal Sintaks Pembelajaran Discovery Learning

Menurut Menurut Bicknell-Holmes and Hoffman (2000), ada tiga hal yang mendeskripsikan sintaks pembelajaran discovery learning yakni sebagai eksplorasi serta menyelesaikan masalah dengan menciptakan, mengintegrasikan dan generalisasi pengetahuan, kemudian pembelajaran yang berpusat pada siswa serta mengintegrasi pengetahuan baru yang berkaitan dengan pengetahuan yang dimiliki siswa.
Jadi bisa simpulkan bahwa model pembelajaran ini sama seperti prinsip inkuiri dan juga problem solving. Namun ada hal yang membedakannya, yakni sintaks pembelajaran discovery learning menekankan pada konsep sebelumnya yang tidak diketahui dan fokus pada permasalahan yang dibuat atau direkayasa. Sedangkan pada pembelajaran inquiry lebih berfokus pada masalah yang tidak direkayasa sehingga peserta didik harus memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan mencari masalah melalui penelitian.
Untuk bisa menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata kelak, setiap peserta didik harus aktif terlibat dalam pembelajaran. Sedangkan untuk menunjang pembelajaran sehingga menjadi efektif, dibutuhkan lingkungan yang positif dan mendorong rasa ingin tahu peserta didik dan rasa eksplorasinya.
Sintaks Pembelajaran Discovery Learning

Dalam model pemelajaran ini tenaga pendidik berperan aktif menjadi pembimbing yang mengarahkan peserta didik agar bisa lebih aktif didalam kegiatan belajar mengajar. Ada beberapa sintaks pembelajaran discovery learning yang harus di ketahui pendidik, yakni:
1. Simulation / Pemberian Rangsang
Pertama, adalah tahapan pemberian rangsang artinya tenaga pendidik bisa memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan pematik, mengajukan contoh-contoh atau referensi, membiarkan peserta didik membaca suatu buku atau bacaan lainnya serta aktivitas pematik lainnya.
Kegiatan awan ini sangat bermanfaat untuk menstimulasi peserta didik agar bisa memecahkan masalah atau menstimulasi critical thinking yang dimiliki. Buatlah peserta didik agar berada di dalam suatu masalah yang relevan dengan materi namun tertarik untuk menemukan jawaban atas permasalahan tersebut.
2. Problen Statement / Pernyataan atau Identifikasi Masalah
Setelah memberikan pertanyaan pematik, selanjutnya pendidik harus memberikan pernyataan atau identifikasi masalah. Berikanlah kesempatan pada peserta didik untuk bisa mengidentifikasi apa saja masalah yang relevan dengan materi pembelajaran. Masalah tersebut diambil sesuai dengan hasil stimulasi, selanjutnya pilih dan rumuskan hipotesis atau jawaban dari permasalahan.
3. Data Collection / Pengumpulan Data
Tahapan berikut ini adalah pengumpulan data. Jadi ketika melakukan eksplorasi peserta didik berlangsung, pendidik harus memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengumpulkan informasi relevan sebanyak-banyaknya. Setelah itu, mereka harus membuktikan hipotesis yang dimiliki benar atau tidak.
Fungsi adanya tahapan ini adalah membuktikan apakah hipotesis pada tahapan sebelumnya benar atau tidak. Peserta didik akan mengumpulkan informasi sebanyak banyaknya melalui literatur, mengamati objek, melakukan wawancara, melakukan uji coba atau hal-hal lainnya sebagai pembuktian hipotesis.
4. Data Processing / Pengolahan Data
Pada tahapan ini pendidik bisa mengajak para peserta didik untuk melakukan kegiatan pengolahan data atau informasi yang sudah di miliki sebelumnya. Data dan informasi yang terkumpul tersebut didapatkan dari wawancara, observasi atau cara lainnya.
Data yang sudah terkumpul akan di tafsirkan. Prosesnya dimulai dari olah data, diacak, di klasifikasikan dan ditabulasikan. Jika perlu dihitung dengan cara serta di tafsirkan menggunakan tingkat kepercayaan tertentu.
5. Verification / Pembuktian
Pada tahapan selanjutnya ini pendidik memberikan waktu peserta didik untuk melakukan pemeriksaan cermat untuk membuktikan apakah hipotesis yang dimiliki benar atau tidak. Selanjutnya hasil tersebut di hubungkan dengan hasil dari data processing.
Dalam proses ini peserta didik akan belajar dengan baik ketika pendidik memberikan kesempatan untuk mencari teori atau memahami materi dari contoh yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
6. Generalization / Menarik Kesimpulan
Tahapan terakhir ini pendidik meminta peserta didik untuk menarik kesimpulan yang bisa dijadikan prinsip umum. Kesimpulan tersebut juga berlaku untuk semua kejadian atau masalah yang sama.
Contoh RPP Sintaks Pembelajaran Discovery Learning
![]()
Berikut ini contoh RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang menggunakan sintaks pembelajaran discovery learning:
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMA/MA
Kelas/Semester : XII/1
Mata pelajaran : Geografi
Materi pokok : Pemanfaatan Peta, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Pembelajaran ke : 1 (Peta untuk jaringan transportasi)
Alokasi waktu : 2 JP
Model pembelajaran : discovery learning
A.Tujuan Pembelajaran:
Melalui kegiatan diskusi dan kaji literatur, siswa mampu:
- Menjelaskan konsep transportasi dengan tepat.
- Menjelaskan pemanfaatan peta, pengindraan jauh, dan Sistem Informasi Geografis jaringan transportasi dengan tepat.
- Menjelaskan konsep perencanaan transportasi yang berkaitan dengan penggunaan peta, pengindraan jauh, dan Sistem Informasi Geografis jaringan transportasi dengan tepat.
B.Kegiatan Pembelajaran
|
KEGIATAN |
DESKRIPSI KEGIATAN |
|
Pendahuluan |
|
|
Kegiatan Inti |
Stimulation
|
|
Problem statement
|
|
|
Data collection
|
|
|
Data processing
|
|
|
Verification
|
|
|
Penutup |
Generalization
|
C.Penilaian (Assessment)
|
Penilaian Sikap |
Penilaian Pengetahuan |
Penilaian Keterampilan |
|
Penilaian sikap aktif dan tanggung jawab saat melakukan berdiskusi melalui lembar observasi |
Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai sebanyak lima soal terkait konsep transportasi, pemanfaatan peta, penginderaan jauh, dan SIG dalam jaringan transportasi serta perencanaan transportasi |
Penilaian keterampilan komunikasi saat presentasi melalui lembar observasi |
Kepala Sekolah Guru Kelas
,………………………………. ………………………………
NIP.…………………………… NIP…………………
Itulah penjelasan tentang Sintaks Pembelajaran Discovery Learning dan contoh RPP yang bisa digunakan. Pada dasarnya dicsovery learning mendorong peserta didik untuk bisa mengeksplorasi materi secara mandiri dengan bantuan dari pendidik dan sangat bermanfaat untuk peserta didik baik didalam kelas maupun nanti sudah terjun ke lingkungan dunia sebenarnya.









