Kotaku
Home Pendidikan Untuk Guru Contoh Hak dan Kewajiban Guru sebagai Tenaga Pendidik

Contoh Hak dan Kewajiban Guru sebagai Tenaga Pendidik

pexels photo 8926456

Apa saja hak dan kewajiban guru di Indonesia? pendidikan menjadi kunci dalam pembangunan suatu bangsa. Dimana guru menjadi elemen utama untuk menjalankan proses pendidikan yang optimal.

Dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik, guru memiliki hak dan kewajiban yang dijamin oleh undang-undang dan peraturan lainnya.

Mau au hak dan kewajiban guru apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Definisi Hak dan Kewajiban

Sebelum mengenal hak dan kewajiban guru, sudah tahukah kamu perbedaan hak dan kewajiban?.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa indonesia, hak adalah sebuah kebenaran, milik, kepunyaan, atau kekuasaan untuk berbuat sesuatu tanpa menyalahi UU, Pancasila dan aturan yang berlaku.

Sedangkan kewajiban menurut KBBI adalah sesuatu yang harus dikerjakan atau dilaksanakan.

Setiap orang memiliki suatu yang berhak didapatkan seperti hak dasar manusia. Namun, untuk mendapatkan hal tersebut seseorang juga perlu melakukan kewajiban untuk mendapatkan sesuatu.

Misal seseorang berkewajiban menjalankan pekerjaan, kemudian setelah pekerjaan selesai akan mendapatkan hak berupa gaji, tunjangan dan lain sebagainya.

Hak dan Kewajiban Guru

Hak dan kewajiban guru yang dijamin dalam peraturan perundang-undangan lebih tepatnya dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Hak dan kewajiban guru sesuai undang-undang

Berdasarkan Undang-Undang guru memiliki hak dan kewajibannya sebagai tenaga pendidik. Guru Yang memiliki peran uang dalam pembentukan karakter generasi muda harus diapresiasi. Karena tugas menjadi guru bukanlah tugas yang enteng. Guru bertanggung jawab pada siswa.

Hak Guru, berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 39 sampian pasal 44, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Mendapat penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial yang pantas.
  • Mendapat sertifikat pendidik, bagi yang mengikuti program.
  • Berhak mendapat penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja.
  • Berhak mendapat perlindungan hukum sesuai dengan tugas dan prestasi kerja.
  • Mengapa kesehatan untuk menggunakan sarana,prasarana kausalitas dan prestasi di bidang pendidikan berhak mendapat promosi bagi tenaga kependidikan dan kependidikan,

Kemudian dalam UU Nomor 14 Nomor 2005, menjelaskan tentang hak-hak guru sebagai berikut ini.

  • Mendapat penghasilan dan jaminan kesejahteraan sosial, guru mempunyai hak menerima penghasilan berupa gaji, tunjangan dan jaminan kesejahteraan sosial.
  • Promosi dan penghargaan, guru berhak mendapat promosi sesuai dengan prestasi dan tugasnya.
  • Perlindungan tugas dan hak kekayaan intelektual, guru mempunyai hak untumendpata perlindungan.
  • Kesempatan meningkatkan kompetensi, melalui berbagai program pengembanga profesional.
  • Pemanfaatan sarana dan prasarana pembelajaran, untuk membantu tugas keprofesionalnya.
  • Kebebasan dalam penilaian dan penentuan kelulusan, sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Rasa aman dan jaminan keselamatan, dalam melaksanakan tugas.
  • Kebebasan berserikat dalam organisasi, bebas menentukan pilihan dan gagasan sebagai anggota pendidik.
  • Berperan dalam penentuan kebijakan pendidikan, memiliki andil dalam perumusan kebijakan yang berkaitan dengan dunia pendidikan.
  • Kesempatan pengembangan kualifikasi akademik dan kompetensi, guru berhak mendapat kesempatan sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan.
  • Pelatihan dan pengembangan profesi, mencakup pelatihan dan pengembangan profesi sesuai bidangnya.

Kewajiban Guru Sesuai Undang-undang

Sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003, menjelaskan berbagai kewajiban guru adalah sebagai berikut.

  • Bertugas merencanakan serta melaksanakan proses pembelajaran, melakukan pembimbingan, pelatihan dan menilai hasil pembelajaran.
  • Menciptakan suasana pendidikan yang dinamis, bermakna, menyenangkan serta kreatif.
  • Memberikan teladan bagi peserta didik, menjadi nama baik lembaga, profesi dan kedudukanya.
  • Mendidik peserta didik sebagai tenaga profesional.
  • Memiliki kualifikasi minimum serta jenjang jenjang kewenangan engaja sesuai dengan peraturan dan ketentuan.

Sedangkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 20 menjelaskan bahwa kewajiban guru adalah sebagai berikut.

  • Perencanaan pembelajaran, guru diharapkan dapat merencanakan pembelajaran dengan cermat serta melaksanakan proses pembelajaran yang berkualitas dan dapat menjalankan evaluasi hasil pembelajaran.
  • Peningkatan kualifikasi dan kompetensi, guru mempunyai tanggung awan untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan melakukan kompetensi secara berkelanjutan, sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Objektivitas dan non diskriminasi, diharapkan bahwa guru dapat berguna secara objektif serta tidak membeda-bedakan bersikap deskripmintaid, guru harus mengajar dan menjalankan tugas tanpa memandang jenis kelamin, agama, suku ras dan kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status sosial dalam menjalankan proses pembelajaran.
  • Patuh pada hukum dan etika, guru memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik guru serta nilai-nilai agama dan etika dalam menjalankan tugas.
  • Pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa, guru sebagai agen pendidikan mempunyai tanggung jawab untuk memelihara dan memupuk persatuan serta kesatuan bangsa, guru harus dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung nilai-nilai Pancasila. 

Hak dan Tanggung Jawab Guru pada Siswa

Sebagai tenaga pendidik tentu saja guru juga memiliki hak dan kewajiban terhadap siswanya. Hak dan kewajiban guru terhadap siswa antara lain adalah sebagai berikut.

Hak –hak guru:

  • Menerima perlakukan hormat dari siswa.
  • Membimbing siswa untuk dapat berjalan di arah yang benar.
  • Memberikan teguran jika siswa melakukan kesalahan.
  • Memberikan dana menyusun sanksi sesuai dengan kesalahan siswa.

Sementara itu kewajiban guru terhadap siswa adalah sebagai berikut:

  • Memebrikan natuan pad aisswa untuk dapat ebrkembang dalam hal pengetahua dan potensinya.
  • Mentransfer pengetahuan yang dimiliki pada siswa secara optimal.
  • Melakukan penilaian dan evaluasi objektif pada siswa.
  • Memberikan dukungan pada siswa yang mengalami kesulitan belajar.
  • Mendidik siswa supaya dapat menerapkan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
  • Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Demikian adalah hak dan kewajiban guru sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad