Kotaku
Home Pendidikan Apa Saja Materi Soal UTBK SNBT 2024? Cek Latihan Soal dan Link Simulasi

Apa Saja Materi Soal UTBK SNBT 2024? Cek Latihan Soal dan Link Simulasi

Terdapat beberapa kategori materi soal UTBK SNBT 2024 yang dapat dipelajari oleh pelamar sebagai latihan soal. Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 telah dimulai sejak 21 Maret kemarin.

Menjadi salah satu jalur masuk untuk menjadi mahasiswa di perguruan tinggi, maka pelamar UTBK SNBT 2024 harus mengerjakan soal-soal yang diberikan. Soal yang diujikan dikategorikan menjadi beberapa kategori yang harus dikerjakan oleh pelajar, untuk menentukan apakah pelamar memenuhi persyaratan.

Untuk mengetahui materi soal apa saja yang digunakan dalam UTBK SNBT 2024, simak ulasan dari kotaku.id berikut ini.

Materi Soal UTBK SNBT

Ada 145 pertanyaan yang perlu dijawab oleh pelamar SNBT, yang harus dikerjakan selama 195 menit. Jenis soal yang digunakan adalah pilihan ganda dan lima pilihan jawaban, beserta pilihan majemuk kompleks (jawaban). Serta jenis isian.

Oleh karena itu, pendaftar yang mengikuti UTBK SNBT perlu mempelajari latihan soal dengan cara mempelajari materi secara mendalam,. Terdapat tiga jenis materi tes yang digunakan dalam seleksi UTBK. Berikut ini adalah materi tes UTBK SNBT 2024:

TPS (Tes Potensi Skolastik)

Tes potensi skolastik (TPS) adalah tes untuk menguji pemahaman umum pendaftar serta kemampuan memahami bacaan dan tulisan. Penilaian skolastik untuk pendaftaran SNBT ini bertujuan untuk mengukur kemampuan kg if pendaftar. Disini juga digunakan untuk mengukur dan menguji pengetahuan spesifik. Berikut ini adalah tes atau matahari UTBK yang dapat dijadikan sumber belajar. Komponen dari ujian TPS biasanya mencakup kemampuan verbal;, kemampuan numerik dan kemampuan penalaraan.

Tes Literasi

Kemampuan literasi sangat penting dan dibutuhkan aplag untuk generasi muda di era serba digital ni. Namun, jika mendapati ada seseorang yang membutuhkan bantuan, jangan sampai segan dan mengurungkan niat untuk membantu sesama manusia. Oleh sebab itu;lah, mendapatkan kemampuan juga merupakan sebuah hadiah. Dengan tujuan semua pendaftaran yang telah lolos seleksi dan makna ,menjalankan ibadah selanjutnya, begitu penting kemampuan literasi siswa. Berikut ini adalah beberapa literasi yang ada Literasi dalam Bahasa Indonesia, Literasi dalam Bahasa Inggris, dan penalaran MTK.

Penalaran Matematika

Penalaran matematika adalah tes yang lain, tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kemampuan pendaftar. Soal yang dijadikan berupa konsep, fakta, prosedur dan bergaya kontes yang relevan. Penalaran Matematika mengacu pada kemampuan calon mahasiswa untuk menggunakan logika dan pengetahuan matematika dalam memecahkan masalah. Tes ini mengukur seberapa baik seseorang dapat menerapkan konsep matematika yang telah dipelajari dalam situasi yang baru atau kompleks. Tes ini mungkin mencakup:

  • Pemecahan Masalah yaitu kemampuan untuk mengidentifikasi masalah, merumuskan strategi penyelesaian, dan menerapkan konsep matematika untuk mencapai solusi yang tepat.
  • Pemahaman Konsep Matematika yaitu kemampuan untuk memahami konsep matematika yang mendasari dan mengidentifikasi hubungan antara konsep-konsep tersebut.
  • Penerapan Matematika adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan matematika dalam konteks dunia nyata atau situasi problematika.

Persiapan yang dilakukan untuk lolos SNBT 2-24 adalah dengan banyak berlatih dan belajar. Dalam belajar terdapat simulasi ujian yang dapat dilakukan oleh siswa. Berikut ini adalah cara dan link untuk mengikuti simulasi.

Mengunjungi situs simulasi soal UTBK SNBT di https://simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id/ untuk mempersiapkan diri Anda dengan lebih baik.

Isilah kolom yang tersedia dengan nama dan sekolah asal Anda, lalu klik tombol “Lanjutkan”. Pilihlah jenis materi ujian yang ingin Anda kerjakan, yang merupakan salah satu dari tujuh komponen yang telah diuraikan sebelumnya.

Setelah itu, klik “OK, lanjutkan”. Akan ada tampilan soal-soal sesuai dengan materi yang Anda pilih sebelumnya. Dengan demikian, Anda dapat mulai mengerjakan soal simulasi tersebut dan mempersiapkan diri.

Contoh Soal UTBK SNBT

Perluasan lahan untuk memperluas perkebunan kelapa sawit mengakibatkan berkurangnya keanekaragaman hayati. Salah satu cara untuk mengurangi perluasan lahan tersebut adalah dengan meningkatkan penggunaan lahan perkebunan kelapa sawit yang sudah ada. Jika perluasan lahan untuk perkebunan kelapa sawit dapat dihentikan, maka risiko penurunan keanekaragaman hayati akan menurun.

Dengan mempertimbangkan informasi tersebut, pernyataan yang PASTI BENAR adalah:

  1. Meningkatnya keanekaragaman hayati dapat dilakukan dengan intensifikasi lahan perkebunan sawit yang sudah ada.
  2. Perluasan tanah untuk ekspansi perkebunan kelapa sawit dapat diatasi dengan meningkatkan keanekaragaman hayati.
  3. Perluasan tanah untuk ekspansi perkebunan kelapa sawit tidak dapat dilakukan dengan intensifikasi lahan perkebunan kelapa sawit yang sudah ada.
  4. Tidak adanya program intensifikasi lahan perkebunan sawit menyebabkan tingginya keanekaragaman hayati.
  5. Intensifikasi lahan perkebunan sawit yang sudah ada menurunkan keanekaragaman hayati.

Berdasarkan paragraf tersebut, asumsi yang PALING MUNGKIN menjadi dasar dari argumen di atas adalah:

  1. Banyaknya pengunjung taman yang tidak memelihara kebersihan menyebabkan kelinci berhenti untuk berkeliaran.
  2. Kelinci akan tetap berkeliaran di taman meskipun petugas kebersihan tidak bekerja.
  3. Kelinci tetap berkeliaran di taman meskipun ada sampah atau tidak ada sampah.
  4. Kelinci tidak mau berkeliaran sama sekali jika taman dipenuhi oleh pengunjung.
  5. Sampah tidak mempengaruhi aktivitas seluruh kelinci di taman Kota X.

Diberikan informasi bahwa sampah anorganik membutuhkan waktu lebih lama untuk terurai dibandingkan dengan sampah organik. Selain itu, disebutkan bahwa waktu dekomposisi popok sekali pakai lebih lama dari plastik, namun lebih singkat dari kulit sintetis.

Mengingat hal tersebut, berikut adalah pertanyaan yang diajukan:

Berapa perkiraan waktu dekomposisi dari popok sekali pakai?

a. 100 tahun

b.250 tahun

c. 375 tahun

d. 475 tahun

e. 575 tahun

Jika 20% dari 500 orang di sebuah pesta adalah anak-anak, berapa jumlah anak di pesta tersebut?

a) 100

b) 200

c) 50

d) 20

 

 

 

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad