Kotaku
Home Pendidikan Untuk Guru 3 Contoh Refleksi Diri Ukin PPG untuk Portofolio, Lengkap dengan Isi

3 Contoh Refleksi Diri Ukin PPG untuk Portofolio, Lengkap dengan Isi

Bagaimana saja contoh refleksi diri Ukin PPG yang dapat digunakan untuk kelengkapan dokumen portofolio?.

Salah satu dokumen yang harus dipersiapkan dalam mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah menyiapkan portofolio uji kinerja (Ukin). Artikel ini akan memberikan contoh refleksi diri Ukin PPG yang dapat dijadikan inspirasi untuk membuat portofolio.

Refleksi diri merupakan komponen penting yang termasuk dalam Ukin PPG Dalam Jabatan (Daljab). Guru yang mengikuti Ukin PPG Daljab harus dapat membuat dan mengaplikasikan refleksi diri dengan efektif serta dapat menunjukkan perkembangan profesional mereka.

Contoh refleksi diri Ukin PPG berisi tentang deskripsi jelas mengenai pengalaman pembelajaran yang didapatkan. Selain itu, guru juga dapat menyertakan bukti fisik dalam mendukung deskripsi refleksi diri tersebut, dengan menyertakan video atau foto terkait dalam dokumen. Untuk lebih mengetahui contoh lainnya, simak ulasan dari kotaku.id berikut ini.

Contoh Refleksi Diri Ukin PPG

Untuk membuktikan profesionalitas guru dan bagaimana kemampuan guru sebagai tenaga pendidikan maka dibutuhkan dokumen portofolio berupa refleksi diri. Isi dari refleksi diri Ukin PPG adalah analisis kritis terkait pengalaman mengajar yang pernah dilakukan oleh guru, termasuk juga pengembangan diri, inovasi-inovasi dan pengembangan diri.

Adanya refleksi diri ini dapat membantu guru untuk dapat memahami perkembangan profesional serta peningkatan kualitas pengajaran. Langsung saja simak contoh refleksi diri Ukin PPG.

Contoh 1

Judul: Refleksi Diri Pengembangan Diri

Pendahuluan:

Pada tahun 2024, saya telah mengikuti berbagai kegiatan untuk mengembangkan keterampilan diri seperti, workshop pembuatan media ajar yang efektif untuk sekolah dasar, pelatihan penyusunan dan pengemabangan perangkat pembelajaran, serta seminar peningkatan literasi di lingkungan sekolah.

Proses pengembangan diri:

Dalam pengembangan diri tersebut saya mendapatkan banyak pengetahuan baru serta keterampilan yang lebih berkembang. Misalnya dalam pelatihan pembuatan media ajar, saya mengenal berbagai media ajar yang dapat digunakan untuk membuat pembelajaran yang lebih efektif. Kemudian dalam workshop pengembangan media ajar saya mengenal adanya media ajar digital yang dapat diterapkan untuk pembelajaran di kelas yang lebih efektif.

Hasil Pengembangan Diri:

Melalui berbagai kegiatan pengembangan diri tersebut, saya mendapatkan banyak manfaat antara lain adalah sebagai berikut.

  • Saya menjadi mengenal berbagai media ajar yang dapat digunakan untuk membuat pembelajaran efektif.
  • Saya mampu menyusun media ajar yang tepat sesuai dengan topik pelajaran, tujuan dan capaian pembelajaran.
  • Saya dapat mengoptimalkan penggunaan media ajar yang lebih baik selama kegiatan pembelajaran.
  • Saya dapat menerapkan cara-cara untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di keolah dengan berbagai kegiatan menarik.

Refleksi:

Setelah mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri tersebut, saya mendapatkan banyak manfaat yang dapat digunakan untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif dan dapat digunakan untuk mencapai tujuan belajar sesuai capaian pembelajaran. Namun, dalam semua pengaplikasian tersebut perlu dilakukan dengan hati-hari dan direncanakan dengan baik, agar kegiatan terlaksana dengan tepat.

Kesimpulan:

Berbagai kegiatan pengembangan diri sangat bermanfaat bagi saya untuk mengembangkan diri sebagai seorang guru profesional, saya akan terus berusaha mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai kegiatan pengemabangan lainnya.

Contoh 2

Judul: Refleksi Diri Pengembangan Karya Inovasi

Kegiatan:

Melakukan kegiatan pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan fitur kuis di aplikasi QUIZIZZ dan model pembelajaran permainan.

Permasalahan:

Siswa kurang semangat dan termotivasi dalam mengerjakan soal evaluasi pembelajaran di lembar kerja siswa secara konvensional.

Siswa merasa jenuh karena pembelajaran dilakukan di dalam kelas.

Perbaikan:

Menerapkan model pembelajaran permainan menggunakan media aplikasi QUIZIZZ.

Proses Pelaksanaan:

Siswa mengerjakan evaluasi lewat aplikasi QUIZIZZ dengan metode game, yaitu guru memberikan batas waktu siswa harus berlomba untuk menjawab pertanyaan dalam rentang waktu tersebut. Siswa yang mendapatkan nilai paling banyak akan diberi poin atau reward.

Dampak dan hasil:

  • Siswa lebih semangat dan termotivasi dalam mengerjakan evaluasi.
  • Siswa menjadi lebih antusias dalam mengerjakan tes evaluasi.
  • Hasil belajar siswa menjadi lebih baik.

Kesimpulan:

Penggunaan aplikasi QUIZIZZ dan model pembelajaran game dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang lebih baik. dengan adanya inovasi tersebut siswa lebih antusias dan meningkatkan keaktifan siswa untuk mengerjakan soal evaluasi.

Contoh 3

Judul: Refleksi Diri Penelitian Tindak Kelas

Apakah rencana pembelajaran yang saya susun telah berjalan dengan baik?

Sudah, karena saya telah melakukan pembelajaran sesuai dengan sintaks dan rencana proses pembelajaran yang telah disusun. Hasil dari pembelajaran yang sesuai dengan tujuan rencana belajar. Hasil belajar siswa juga mengingat dengan pembelajaran yang dilakukan.

Apakah ada kelemahan saat menyusun dan melakukan proses pembelajaran?

Ada, kelemahan dalam perencanaan pembelajaran adalah adanya keterbatasan waktu dalam menerapkan proses pembelajaran, sehingga pengelolaan kelas sedikit ada gangguan dan tidak sesuai dengan jam yang telah direncanakan.

Bagaimana memperbaiki kelemahan tersebut?

Memperbaiki kelemahan dengan cara mengoptimalkan waktu yang ada, dan memotong beberapa waktu seperti waktu saat refleksi dengan siswa yang dipersingkat sehingga waktu evaluasi belajar lebih lama.

Pentingnya Refleksi Diri

Menjadi persyaratan dalam Ukin PPG maka refleksi diri berperan penting bagi guru untuk melakukan peningkatan kualitas pembelajaran dengan introspeksi dan evaluasi yang dapat dilakukan menggunakan dokumen tersebut.

Dengan adanya refleksi diri, guru dapat mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki serta hal yang menjadi kekuatan untuk mengembangkan profesionalisme yang berkelanjutan. Refleksi diri juga penting untuk membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menjadi lebih efektif. Oleh karena itu guru harus tahu bagaimana mengisi dan mengaplikasikan refleksi diri dengan baik.

 

 

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad