Kotaku.ID – Dalam artikel ini akan dibahas tentang 3.3.a.3. Mulai Dari Diri – Modul 3.3 Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid.
Harus dipahami terlebih dahulu bahwa mulai dari diri merupakan tahap awal dalam alur MERDEKA pendidikan guru penggerak. Modul ini memiliki durasi pembelajaran setidaknya 1 jam pembelajaran (45 menit). Calon Guru Penggerak diharapkan mulai belajar secara mandiri mulai dari modul pertama ini.
Tujuan : Dalam 3.3.a.3. Mulai Dari Diri – Modul 3.3 Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid memiliki tujuan diantaranya agar Calon Guru Penggerak melakukan refleksi terlebih dahulu terhadap pengalaman belajar yang sudah dimiliki sebelumnya, sebelum bisa menyimpulkan apa yang dimaksud dengan program yang berdampak pada murid.
Kutipan 3.3.a.3. Mulai Dari Diri – Modul 3.3 Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid.
Ada kutipan yang sangat menarik yang bisa CGP temukan, yakni perkataan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, seperti berikut ini : “Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak”
Kutipan ini sangat benar, bahwa perubahan sekecil apapun yang kita lakukan jika dilakukan secara serentak bisa membuat perubahan yang besar. Berbeda dengan perubahan besar namun tidak dilakukan secara serentak.
Pertanyaan Pematik 3.3.a.3. Mulai Dari Diri – Modul 3.3 Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid.

Ada dua pertanyaan pematik dalam modul ini, yaitu:
- Apa yang dimaksud dengan program yang berdampak pada murid?
- Bagaimana kaitan antara program yang berdampak pada murid dengan kepemimpinan murid (student agency)?
Jika anda menemukan pertanyaan serupa maka bagaimana anda bisa menjawabnya? Mari kita bahas jawaban dari pertanyaan tadi satu persatu.
Pembahasan Soal Nomor 1

Langsung saja ke pembahasan soal nomor 1, soal nomor 1 berbunyi “Apa yang dimaksud dengan program yang berdampak pada murid?” CGP bisa memberikan jawaban.
Program yang berdampak pada murid merupakan program yang direncanakan dan dibuat sesuai dengan kebutuhan murid di lapangan (pembelajaran). Program ini memiliki fungsi untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki murid agar bisa mencapai tujuan pembelajaran. Perlu diingat bahwa setiap murid memiliki potensi diri yang berbeda-beda dan tidak bisa disamakan.
Pembahasan Soal Nomor 2

Untuk soal nomor 2, dengan pertanyaan yang berbunyi “Bagaimana kaitan antara program yang berdampak pada murid dengan kepemimpinan murid (student agency)?” CGP bisa memberikan jawaban.
Hadirnya program yang berdampak pada murid sangat mendukung terwujudnya kepemimpinan murid atau stundent agency. Kepemimpinan ini ditandai ketika murid bisa mengarahkan pembelajarannya sendiri, membuat pilihan-pilihan mereka dan juga menyuarakan pendapat yang mereka miliki, murid juga bisa mengajukan pertanyaan dan mengungkapkan rasa ingin tahu mereka terkait dengan pembelajaran yang dilakukan. Akan sangat penting partisipasi murid dan kontribusi mereka pada komunitas belajar karena nantinya mereka bisa mengkomunikasikan pemahaman yang dimiliki kepada orang lain atau mengiplementasikannya dalam tindakan nyata sebagai proses belajarnya.
Itulah pembahasan tentang Modul 3.3 Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid. Ingat ini merupakan tahapan awal di mana seorang Calon Guru Penggerak menerima pelatihan. Masih banyak modul yang harus dikuasai sehingga kedepannya bisa memberikan efek yang positif untuk satuan pendidikan.









