Kotaku
Home Cpns dan PPPK Kemensos Buka 40.839 Formasi CASN 2024, Fokus Tenaga Teknis dan Kesehatan!

Kemensos Buka 40.839 Formasi CASN 2024, Fokus Tenaga Teknis dan Kesehatan!

WhatsApp Image 2024 04 24 at 20.20.57

Kotaku.id Kemensos Buka 40.839 Formasi CASN 2024, Fokus Tenaga Teknis dan Kesehatan! – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB), Azwar Anas, secara resmi mengumumkan penetapan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Keputusan ini diputuskan oleh Azwar Anas setelah mempertimbangkan usulan yang diajukan oleh Kemensos beberapa waktu yang lalu. Azwar Anas berharap bahwa dengan persetujuan ini, Kemensos dapat meningkatkan tidak hanya kualitas, tetapi juga pemerataan dalam layanan publik yang mereka sediakan.

Selain itu, keputusan ini juga bertujuan untuk mendorong kinerja Kemensos agar lebih efektif dan memberikan dampak yang signifikan, terutama dalam upaya memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Menteri Sosial Tri Rismaharini secara langsung menyampaikan bahwa saat ini Kemensos membutuhkan banyak tenaga kerja, khususnya dalam bidang teknis dan kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh Tri Rismaharini ketika sedang berlangsung kegiatan penerimaan izin prinsip formasi ASN di Kementerian Sosial, yang berlangsung di Jakarta.

Kemensos Buka 40.839 Formasi CASN 2024, Fokus Tenaga Teknis dan Kesehatan!

Kemensos Buka 40.839 Formasi CASN 2024, Fokus Tenaga Teknis dan Kesehatan

Risma juga mengungkapkan penghargaannya kepada MENPANRB atas persetujuan yang diberikan terhadap usulan formasi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerjanya. Keputusan positif ini memberikan peluang emas bagi talenta-talenta lokal untuk berkontribusi di dalam struktur Kementerian yang dipimpinnya. Terlebih lagi, langkah ini memberikan harapan baru bagi para tenaga honorer atau non-ASN yang telah lama mengabdikan diri mereka di bawah naungan Kemensos.

Dalam konteks arahan Presiden, penataan terhadap tenaga honorer atau non-ASN diharapkan dapat terselesaikan paling lambat pada bulan Desember 2024. Adapun jumlah total kebutuhan ASN untuk Kemensos yang telah disetujui oleh MENPANRB Azwar Anas mencapai 40.839 formasi.

Dari jumlah formasi tersebut, mereka akan didistribusikan ke dalam dua jalur seleksi. Yaitu CPNS dan PPPK, dengan detail sebagai berikut: Formasi CPNS mencakup 266 posisi, yang terdiri dari 125 posisi untuk Tenaga Teknis dan 141 posisi untuk Tenaga Kesehatan. Sedangkan untuk formasi PPPK, jumlahnya mencapai 40.573 posisi. Dengan rincian 40.508 posisi untuk Tenaga Teknis dan 65 posisi untuk Tenaga Kesehatan. Ini adalah gambaran lengkap mengenai kebutuhan formasi ASN di bidang teknis dan kesehatan untuk Kemensos yang telah ditetapkan oleh MENPANRB Azwar Anas.

Persyaratan Umum Pendaftaran ASN Kemensos

Persyaratan Umum Pendaftaran ASN Kemensos

Berikut adalah beberapa kriteria umum yang harus dipenuhi untuk mendaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Sosial (Kemensos):

1.      Kewarganegaraan Indonesia (WNI)

Pelamar haruslah warga negara Indonesia yang sah, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di negara ini. Hal ini menegaskan bahwa hanya WNI yang berhak untuk mendaftar dan menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Sosial.

2.      Usia Pelamar (18-35 tahun)

Rentang usia pelamar yang diterima berkisar antara 18 hingga 35 tahun saat proses pendaftaran dilakukan. Batasan usia ini mencerminkan kebutuhan untuk memastikan bahwa para calon ASN memiliki energi dan komitmen yang cukup. Karena untuk menjalankan tugas-tugas mereka secara efektif. Di samping itu, ketentuan ini juga mencatat bahwa pelamar tidak boleh terikat secara politik dengan menjadi anggota atau pengurus partai politik.

3.      Rekam Jejak Hukum

Salah satu hal yang diungkapkan dalam persyaratan pendaftaran adalah ketentuan bahwa pelamar tidak boleh memiliki catatan pidana atau pengalaman pemecatan yang tidak baik dari pekerjaan sebelumnya. Ini mencerminkan pentingnya integritas dan kepercayaan dalam jabatan ASN, di mana sejarah hukum yang bersih menjadi syarat mutlak.

4.      Kesehatan Jasmani dan Rohani

Aspek kesehatan menjadi fokus penting dalam seleksi ASN. Persyaratan kesehatan jasmani dan rohani menegaskan bahwa calon ASN harus dalam keadaan sehat yang baik. Baik secara fisik maupun mental, serta bebas dari penyakit menular. Ini penting karena ASN akan bertanggung jawab atas berbagai tugas yang memerlukan kesehatan dan stamina yang baik. Serta kemampuan untuk menangani tekanan dan tantangan dengan baik.

5.      Latar Belakang Pendidikan

Persyaratan pendidikan menetapkan bahwa calon ASN minimal harus memiliki latar belakang pendidikan setara Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sepadan. Ini menunjukkan pentingnya pendidikan sebagai dasar yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas ASN dengan baik. Meskipun demikian, hal ini tidak menutup kemungkinan untuk calon dengan latar belakang pendidikan yang lebih tinggi, asalkan sesuai dengan formasi yang dilamar.

6.      Kualifikasi Pendidikan yang Sesuai

Selain memenuhi persyaratan pendidikan minimum, calon ASN juga diharapkan memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar. Hal ini menekankan pentingnya kecocokan antara pendidikan yang dimiliki dengan persyaratan spesifik dari posisi ASN yang ditawarkan. Sehingga memastikan bahwa calon memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai untuk menjalankan tugas-tugas yang akan diemban.

Dengan demikian, persyaratan umum pendaftaran ASN di Kementerian Sosial telah diuraikan dengan lebih rinci. Memenuhi persyaratan-persyaratan ini tidak hanya menjadi kewajiban. Tetapi juga menjadi langkah awal yang penting dalam mempersiapkan diri. Hal ini untuk menjadi bagian dari tim ASN yang bertanggung jawab dalam melayani masyarakat. Serta menjalankan tugas-tugas penting dalam bidang kesejahteraan sosial.

Diharapkan bahwa penjelasan yang diberikan dapat membantu calon pelamar untuk lebih memahami dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti proses seleksi. Semoga dengan memenuhi persyaratan ini, calon ASN dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad