Kotaku
Home Cpns dan PPPK Sekitar 250 Ribu CPNS Muda Akan Dites untuk Ditempatkan di IKN Bulan Maret

Sekitar 250 Ribu CPNS Muda Akan Dites untuk Ditempatkan di IKN Bulan Maret

image 223

Kotaku.id Sekitar 250 Ribu CPNS Muda Akan Dites untuk Ditempatkan di IKN Bulan Maret – Menurut Abdullah Azwar Anas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), sebanyak 250 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 yang baru lulus akan ditempatkan di Ibu Kota Negara (IKN Nusantara). Dia menyatakan bahwa proses seleksi untuk para calon tersebut akan diawali pada bulan Maret mendatang.

Abdullah Azwar Anas menambahkan bahwa Presiden telah memberikan perintah untuk menyusun skenario komprehensif terkait rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara menyeluruh. Saat ini, pihaknya sedang mematangkan rencana tersebut, termasuk pembentukan formasi di pemerintah pusat sebanyak 250 ribu fresh graduate yang akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, akan dipilih juga talenta-talenta digital, dan rencananya mereka akan mulai mengikuti ujian pada bulan Maret mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri PANRB di Gedung Bappenas pada hari Selasa, tanggal 30 Januari.

Sekitar 250 Ribu CPNS Muda Akan Dites untuk Ditempatkan di IKN Bulan Maret

Sekitar 250 Ribu CPNS Muda Akan Dites untuk Ditempatkan di IKN Bulan Maret
Sekitar 250 Ribu CPNS Muda Akan Dites untuk Ditempatkan di IKN Bulan Maret

Azwar menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan konsolidasi dengan kementerian/lembaga untuk merinci kebutuhan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Selain itu, Azwar melaporkan bahwa Presiden Jokowi juga mengusulkan agar masyarakat setempat diberikan kesempatan khusus untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Infrastruktur Kebangsaan Nusantara (IKN). “Kami sedang berdiskusi bersama Presiden,” ungkapnya.

Sebelumnya, Azwar menjelaskan bahwa seleksi untuk PNS di IKN, baik yang dipindahkan maupun yang diisi melalui jalur rekrutmen CPNS 2024, akan dilakukan dengan ketat. Menurutnya, pemindahan PNS ke IKN tidak hanya melibatkan transfer sumber daya manusia semata, melainkan juga mendorong terbentuknya budaya birokrasi baru yang berbasis digital.

Oleh karena itu, Azwar berharap bahwa seleksi ketat ini dapat menghasilkan birokrasi terbaik dengan memperhatikan efektivitas proses bisnis dan kelembagaan, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), akuntabilitas kinerja, serta implementasi pelayanan publik. “Di Ibu Kota Nusantara (IKN), kita tidak hanya berfokus pada pemindahan Aparatur Sipil Negara, tetapi juga pada bagaimana menciptakan budaya birokrasi baru yang berbasis digital di sana. Diperlukan Aparatur Sipil Negara yang tidak hanya memiliki prestasi akademis, tetapi juga memiliki keterampilan dan kemampuan multitasking,” tuturnya dalam pernyataan resmi pada hari Selasa (30/1).

Rencana Seleksi CPNS IKN

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyatakan bahwa proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Instansi Kementerian Negara akan dilakukan dengan penuh keterbukaan dan transparansi. Penilaian akan dilaksanakan melalui dua tahap, yakni tahap seleksi administrasi dan tahap seleksi kompetensi.

Pada tahap seleksi administrasi, para peserta akan dinilai berdasarkan kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, serta memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan. Setelah melewati tahap ini, peserta yang berhasil akan melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi. Seleksi kompetensi ini terbagi menjadi tiga subtes, masing-masing:

  • Tes Kemampuan Dasar (TKD): mengukur kemampuan dasar peserta, seperti kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan penalaran.
  • Tes Kemampuan Bidang (TKB): mengukur kemampuan sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilamar oleh peserta.
  • Tes Kemampuan Teknis (TKT): mengukur kemampuan teknis yang diperlukan untuk menangani pekerjaan khusus.

Dengan demikian, proses seleksi CPNS IKN ini dirancang untuk memastikan bahwa para peserta tidak hanya memenuhi syarat administratif tetapi juga memiliki kemampuan dan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang akan dijalani.

Kebutuhan CPNS di IKN

Pemerintah Indonesia memiliki target untuk mengisi kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Instalasi Kekuatan Nuklir dengan menyusun pembagian komposisi yang terperinci. Dalam upaya ini, disusunlah rencana penempatan calon pegawai dengan proporsi yang terstruktur sebagai berikut:

Setengah dari total rekrutan yang akan direkrut difokuskan untuk menempati jabatan pelaksana. Jabatan pelaksana didefinisikan sebagai posisi yang tidak melibatkan jenjang karier khusus, dengan fokus pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tertentu.

Sebanyak 30% dari jumlah keseluruhan CPNS yang direkrut akan dialokasikan untuk jabatan fungsional. Jabatan ini menuntut keahlian khusus dan memberikan peluang pengembangan karier yang lebih terstruktur, di mana kemampuan spesifik dan keahlian teknis dapat diaplikasikan secara lebih mendalam.

Sementara itu, 20% dari total rekrutan akan ditempatkan pada jabatan struktural. Jabatan ini tidak hanya mencakup jenjang karier, tetapi juga melibatkan tanggung jawab kepemimpinan dalam mengelola suatu organisasi. Ini menandakan pentingnya memiliki pemimpin yang mampu membimbing dan mengarahkan jalannya suatu unit kerja di dalam lingkungan IKN.

Dengan perincian komposisi yang terstruktur ini, dapat disimpulkan bahwa pemerintah mengakui keberagaman peran dan tanggung jawab yang harus diisi dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan IKN.

Peluang Bagi Pemuda Indonesia

Peluang Bagi Pemuda Indonesia
Peluang Bagi Pemuda Indonesia

Keterlibatan pemuda Indonesia dalam rekrutmen CPNS IKN dapat dianggap sebagai kesempatan emas untuk menjalani karier di sektor pemerintahan. IKN Nusantara, sebagai kota baru yang akan dikembangkan dari awal, memerlukan kontribusi dari individu muda yang memiliki daya kreasi dan inovasi untuk ikut serta dalam proses pembangunan tersebut. Pemerintah, menyadari pentingnya peran generasi muda, telah menyiapkan beragam fasilitas untuk memberikan dukungan optimal kepada para CPNS IKN selama berada di lingkungan IKN. Fasilitas tersebut meliputi akomodasi, transportasi, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan, semuanya dirancang untuk memastikan kesejahteraan dan kenyamanan para CPNS.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk menyediakan berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi para CPNS IKN. Langkah ini diambil dengan tujuan agar CPNS IKN dapat tumbuh menjadi aparatur negara yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Dengan demikian, diharapkan bahwa melalui kontribusi para CPNS IKN, impian Indonesia untuk menjadi negara maju dapat terwujud.

Sebagai penutup, rekrutmen CPNS Ibu Kota Nusantara (IKN) dianggap sebagai langkah strategis yang sangat penting dalam proses pembangunan IKN Nusantara. Pemerintah menggantungkan harapannya pada peran signifikan yang akan dimainkan oleh para CPNS IKN dalam mencapai tujuan besar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan mewujudkan visi Indonesia sebagai negara yang maju dan sejahtera.

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad